Connect with us

BIVEST

Persatuan Desa Tani Nusantara (PETIR) Siap Cetak Sejuta Petani Milenial

Published

on

KopiPagi JAKARTA : Persatuan Desa Tani Nusantara (Petir) siap mendukung Indonesia menjadi lumbung pangan 2045. Sala satu caranya adalah menyiapkan para pemuda milineal kembali menekuni pertanian. Sektor penopang penting untuk kehidupan dan kemanusian.

Ketua Dewan Pertimbangan PETIR, KH. Iqbal Sulam didampingi segenap pengurus saat kunjungan di rice milling di Serang.

‘’Kami siap mencetak sejuta petani milineal,’’ tegas Ketua Umum Pemuda Petir Aji Andika Mufti kepada pers di Jakarta, Rabu (04/11/2020).

Aji menyebutkan, Petir akan mendeklarasikan pembentukan Pemuda Petir saat sosialisasi pertanian dan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Serang, Banten pada 11 November 2020. Organisasi sayap tersebut diperlukan untuk memperkuat dan mendorong pemuda milineal mencintai dan mau terjun untuk sector penyedia pangan.

Pengurus DPP PETIR turun ke lahan pertanian

Pertanian dan pangan, kata Aji, merupakan sektor yang penting bagi negara. Bahkan, merupakan sektor dasar dalam mempertahankan keutuhan negara. Pangan menjadi benteng penting untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan suatu bangsa.

‘’Ketahanan pangan merupakan ketahanan Negara,’’ ujar pemuda milineal yanga masih lajang itu.

Menurut Aji, deklarasi Pemuda Petir di Banten untuk meminta restu bumi dari para wali dan pendekar pejuang cinta tanah air. Sebagai tempat kelahiran waliyullah Syeikh Nawawi Albantani, eks kesultanan yang didirikan Maulana Yusuf tersebut, menjadi wilayah yang tepat untuk menancapkan tekat memperkuat pertanian dan ketahanan pangan.

Salah satu pengurus PETIR tampak sedang memeriksa penggilingan padi

‘’Tekat pemuda milineal pertanian harus benar-benar mengakar dalam rangka mendukung Indonesia menjadi lumbung pangan dunia’’ tandasnya.
.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pembina Petir Gus Rochim Pati berpesan agar deklarasi Pemuda Petir benar-benar mampu menarik pemuda milineal mau terjun ke dunia pertanian. Negara dan bangsa sangat membutuhkan partisipasi mereka dalam mewujudkan ketahanan pangan dan menjadikan Indonesia lumbung pangan 2045.

‘’Ketahanan pangan berarti menjaga keutuhan negara,’’ ingatnya. * Kop

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *