Beranda MEGAPOLITAN Setelah 20 Tahun Lebih, Akhirnya Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Punya Mushola

Setelah 20 Tahun Lebih, Akhirnya Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Punya Mushola

223
0

KopiOnline Jakarta  – Setelah 20 tahun lebih hanya memanfaatkan sebuah ruangan kecil di lantai III, kini akhirnya kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat bakal memiliki mushola sendiri guna melaksanakan ibadah solat, baik untuk karyawan sendiri, para tamu maupun masyarakat sekitarnya. 

Pasalnya, pada Selasa (20/08/2019) telah dilaksanalan peletakan batu pertama pembangunan mushola yang terletak di sisi kanan halaman kantor Kejari Jakpus yang berlokasi di Jalan Merpati No 1 Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kajati DKI Jakarta, Warih Sadono (kiri), dan Kajari Jakpus, Sugeng Riyanta (kanan), meletakkan batu pertama pembangunan mushola di Kejari Jakpus

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Warih Sadono, saat melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan mushola tersebut menyambut baik dan sangat mendukung pembangunan mushola yang diberi nama Nur Adli tersebut. 

“ Tujuannya pertama adalah meningkatkan keimanan. Dengan begitu integritas meningkat apalagi dengan kerja yang ikhlas pada akhirnya tujuan menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) akan tercapai,” jelas Warih Sadono.

Peletakan batu pertama pembangunan mushola di Kejari Jakarta Pusat.

Yang kedua, tambah Warih, memberikan pelayanan publik kepada masyarakat, tamu, stakeholder serta masyarakat lainnya yang datang untuk beribadah merasa nyaman, tidak harus daftar di depan, apalagi harus naik ke atas lalu turun lagi.

“Seolah-olah hanya untuk orang dalam saja, tidak bisa untuk masyarakat umum beribadah,” kata Warih. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat, Sugeng Riyanta, mengungkapkan, terwujudnya pembangunan mushola Nur Adli itu adalah berkat kerjasama dan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BNI. 

Diresmikannya mushola Nur Adli akan membawa marwah kejaksaan ke depan lebih baik lagi, karena didorong dengan rasa pengabdian dan keagamaan yang baik.

“Dengan nama Nur Adli tersebut akan membawa konsekwensi  marwah ke depan menjadi pemegak hukum yang adil tersinari oleh cahaya kebaikan serta religilitas dari musholla ini,” ujar Sugeng Riyanta.

Hadir dalam peletakan batu pertama itu Asisten Inteliejn (Asintel) Kejati DKI Jakarta, Teuku Rahman,  Kajari Jakarta Barat Bayu Adinugroho Aryanto, Kajari Jakarta Utara Siswanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Keajti DKI Jakarta serta rombongan dari BNI di Jakarta. Syamsuri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here