Connect with us

Gadgets

Kisah Fitria Khasanah : Developer Game Cilik, Anak Mantan Aktivis Radikal NIIi

Published

on

BANDAR LAMPUNG | KopiPagi : Fitria Khasanah, seorang anak dari kedua orang tua yang mantan aktivis Radikal NII yaitu Ken Setiawan dan Eva Sovia Dona, ayah dan mama Fitria pernah menjadi bagian dari gerakan makar, sesat dan menyesatkan yaitu Negara Islam Indonesia atau disebut NII.

Menurut Ayahnya Fitria yaitu Ken Setiawan, nama Fitria itu sebenarnya adalah nama Tsani atau nama kedua atau juga dikenal nama hijrah mamanya yaitu Eva Sovia Dona ketika dulu aktif di NII.

Jadi mamanya saat menjadi aktivis NII nama keduanya adalah Fitria Khasanah. Untuk mengabadikan cerita masa lalunya, maka anaknya diberi nama Fitria Khasanah, jadi memang sudah di rencanakan bila anaknya laki-laki akan dikasih nama kedua Ayahnya, tapi bila anaknya perempuan maka dikasih nama kedua mamanya.

Jadi waktu memberi nama Fitria itu tidak pakai mikir lama, begitu lahir langsung aqiqah dan diberi nama Fitria Khasanah.

Fitria merupakan seorang siswi di Bandar Lampung yang yang pernah viral dan sukses karena telah membuat puluhan game online petualangan yang edukatif lewat aplikasi roblox. Bahkan juga sudah ada 5 game yang sudah rilis dan tersedia di playstore android secara gratis.

Game buatannya dapat di-download secara gratis di aplikasi play store Android, seperti Game “Jelajah Lampung Berjaya, Dasyatnya Pancasila, Lorong Toleransi, Petualangan Mencari Tuhan dan Rahasia Bangkitnya Nusantara”

Game yang jadi andalan dan banyak di-download adalah Rahasia Bangkitnya Nusantara. Bahkan, game ini dijadikan materi belajar di sekolah oleh beberapa guru. Sebab, materinya tentang ragam budaya Nusantara yang dianggap dapat membantu pelajaran sekolah.

Selain developer game, Fitria juga jago menari adat tradisional, seperti tari Sembah Adat Lampung yang merupakan tarian khas sebagai penyambutan terhadap tamu undangan pada acara tertentu.

Selain sebagai ritual penyambutan, tari Sembah Adat ini juga kerap kali dilaksanakan dalam upacara adat pernikahan masyarakat Lampung.

Bukan itu saja, Fitria juga berprestasi di cabang olahraga sepatu roda. Di beberapa event nasional berhasil menyabet juara 1 di kategori usia pada pertandingan sepatu roda freestyle dan speed.

Bahkan, saat ini Fitria juga sudah mulai menekuni dan belajar sepatu roda yang cukup ekstrem yaitu skateboard.

Fitria saat ini telah lulus sekolah dasar (SD) dan siap masuk sekolah menengah pertama (SMP). Walaupun hobby main game, menari dan sepatu roda, belajar di sekolah tetap yang utama. Dan yang penting bisa membagi waktu maka hobinya tidak menjadi masalah. *Kop.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *