Beranda MARKAS Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 di Polres Samarinda, Narkoba Paling Menonjol

Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 di Polres Samarinda, Narkoba Paling Menonjol

63
0
Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 di Polres Samarinda,

KopiPagi | Samarinda  : Seperti biasanya menjelang akhir tahun Polres Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan Konfrensi Pers di hadapan Wartawan terkait hasil yang dicapai jajarannya selama tahun 2021. 

Kapores Samarinda Kombes Arif Budiman di dampingi WakaPolres Eko memberikan pemaparanya yang bertempat di Aula Pokres Samarinda, Kamis (30/12/2021). Dalam paparannya Kopolres Arif mengatakan sepanjangbtahun 2021 unit Narkoba Polres Samarinda paling menonjol dengan barang bukti yang disita mencapai Ro 68 Milyar, hal ini nsik 4 kali lipat dibanding tahun 2020.

Dikatakan Kapolres sebagai perbandingan, di 2020 Satuan Reskoba menyita barang bukti 2 kg ganja, 5.009 butir ekstasi, 17,36 kg sabu, 6.646 butir dobel L, 230 unit HP, serta uang tunai Rp 45,76 juta. Dengan total nilai barang bukti di rupiahkan nenjadi Rp 20,43 miliar dari 214 kasus yang terselesaikan

Sedangkan di tahun 2021, Reskoba berhasil mengamankan 2,23 kg ganja, 38.182 butir ekstasi, 48,12 kg sabu, 72 ribu butir dobel L, 287 unit HP, serta Rp 87,9 juta uang tunai. Kesemuanya diraih dari 227 kasus narkoba yang berhasil diungkap. Dengan total nilai barang bukti narkoba tahun 2021 senilai Rp 68,09 miliar,” terang Kapolres.

“Meski masih berada di situasu pandemi Covid-19 namun Reskoba selama tahun ini mampu meningkatkan kinerjanya, ini prestasi yang luar biasa. Kami promosikan untuk mendapatkan reward, disekolahkan di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian), atau Secapa (Sekolah Calon Perwira). Semoga bisa dikabulkan oleh Pak Kapolda Kaltim,” ujar Arif.

Satuan Reskrim sepanjang tahun 2021 juga dari 12 kasus pencurian kekerasan (Curas) semua kasus berhasil diungkap. Sedangkan kasus Curanmor masih terbilang tinggi tahun ini.

Dibanding tahun 2020,  misalnya dari 87 kasus Curanmor, 71 kasus di antaranya berhasil diungkap di 2021, kasus Curanmor naik menjadi 147 kasus dan yang terungkap 119 kasus.

Menyusul kasus pembunuhan,  tahun ini ada 4 kasus, semuanya terungkap. Angka itu naik dibanding 2 kasus di tahun 2020 dan juga semuanya terungkap,” terang Arif.

Jajaran Polres Samarinda juga beserta jajarannya bejerjasama dengan TNI serta berbagai instansi di Samarinda menggelar kegiatan vaksinasi massal melalui program vaksinasi Presisi Polri di gerai Polresta Samarinda.

Polresta Samarinda telah menerima 172.231 dosis vaksin. Di mana, 163.204 dosis di antaranya telah diberikan kepada warga Samarinda dan sisa 1.442 dosis vaksin.

“Vaksinasi di Samarinda sampai saat ini sudah 83 persen (dari 638.880 orang target sasaran vaksin). Ini kerja sama banyak pihak seperti TNI dan Polri dan Dinkes Kota Samarinda,” terang Arif.

“Sesuai instruksi pimpinan, kalau vaksinasi tidak sampai 70 persen di daerah, Kapolresnya diganti. Di Samarinda Alhamdulillah, sampai 80 persen,” ujar Arif.

Arif juga menyampaikan selama bertuga ses sebagai Kapolres Samarinda sejak 3 Desemver 2019 akan berakhir dan akan digantikan okeh AKBP Ary Fadli yang bertugas di Polda Jatim, sertijab Januari 2022 di Polda, terang Arif.

Menjelang perayaan malam tahun baru 2022, Kopokres Sanarinda Arif Budiman, menghimbau agar, sama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur. Menfhindari, mencegah dan tidak melakukan penyebaran terlebih memproduksi hoax. Serta selalu patuhi protokol kesehatan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak selama pandemi Covid 19.

Diakhir pemaparannya Kapolres Arif Budiman yang bulan Januari 2022 nanti pindah ke Mabes Polri mengharapkan agar masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam pemeliaraan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas, tegas Kapolres Arif. ***

Pewarta : Ahmad Gazali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here