Beranda RAGAM Jaksa Agung : Regenerasi Pasti Terjadi, Persiapkan Diri Pegang Tongkat Komando

Jaksa Agung : Regenerasi Pasti Terjadi, Persiapkan Diri Pegang Tongkat Komando

101
0
Jaksa Agung Burhanuddin melantik 459 jaksa muda di Badiklat Kejaksaan RI.

JAKARTA  |  KopiPagi : Regenerasi di tubuh institusi pasti terjadi, maka persiapkan diri sebaik mungkin untuk memegang tongkat komando suatu hari nanti. Demikian pesan Jaksa Agung Burhanuddin saat melantik 459 jaksa muda yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 78 tahun 2021.

“PPPJ adalah langkah awal sebagai Jaksa yang akan mewarnai atau menentukan langkah karier berikutnya sebagai aparat penegak hukum,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin dalam sambutannya pada penutupan PPPJ Angjatan 78 tahun 2021 di Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/12/2021).

Jaksa Agung Burhanuddin memberikan sambutan.

Jaksa Agung mengatakan, saat ini masyarakat dunia sedang memasuki era disrupsi, yaitu suatu era dimana terjadi inovasi dan perubahan besar-besaran yang secara fundamental mengubah semua sistem, tatanan dan landscape yang ada pada cara-cara baru.

Tumbuh pesatnya digitalisasi sistem di semua sektor dan hadirnya Artificial Inteligence atau kecerdasan buatan secara radikal menggantikan fungsi manusia, era dimana manusia dipaksa berkompetisi dengan robot.

Masih sedikit yang menyadari bahwa saat ini dunia baru atau metaverse secara nyata sedang dalam proses tercipta, dimana filosofi desentralisasi keuangan, bitcoin  payment,  cryptocurrency yang terintegrasi dengan sistem NFT tengah mendorong dunia maya menjadi dunia baru yang menggeser dunia nyata, artinya apa yang selama ini dianggap sebagai dunia virtual perlahan tapi pasti akan menjadi dunia nyata.

Oleh karena itu, kata Jaksa Agung Burhanuddin, sebagai jaksa baru, jaksa yang lahir di era milenial dan digital, diharapkan menyadari, memahami dan menguasai tata cara dan tata hidup di dunia baru tersebut. Potensi konflik hukum tatanan dunia baru diyakini belum mampu menjangkau problematik ini.

“Saya sangat berharap kalian para jaksa baru bisa dan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan aparat penegak hukum memasuki era metaverse untuk mengawal dan memastikan adanya tertib hukum masyarakat dunia maya,” ucap Jaksa Agung.

Kabandiklat Kejaksaan RI, Tony Spontana, saat menyampaikan laporan PPPJ Angkatan 78 tahun 2021

Sebelumya, Kepala Badiklat (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Tony Spontana,  melaporkan bahwa PPPJ Angkatan 78 tahun 2021 diselenggarakan selama 4 bulan, yakni sejak Agustus hingga Desember 2021.

“Peserta PPPJ Angkatan 78 tahun 2021 berjumlah 459 orang calon jaksa dari satuan kerja Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, maupun Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia,” ujar Tony Spontana.

Tempat penyelenggaraan PPPJ Angkatan 78 tahun 2021 adalah di Badiklat Kejaksaan RI Jakarta sebanyak 2 kelas dan di sentra Diklat Kejaksaan Tinggi sebanyak 10 kelas.

“Terdapat 20 Kejaksaan Tinggi yang membantu Badiklat Kejaksaan RI menyelenggarakan PPPJ di daerah, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan Maluku Utara,” jelas Tony Spontana.

Tony Spontana menambahkan, berdasarkan hasil seleksi Tim Penguji yang beranggotakan Kepala Badan Diklat, para Jaksa Agung Muda dan pejabat struktural lainnya terhadap 24 orang peserta terseleksi, melalui Rapat Evaluasi Kelulusan telah pula menetapkan 10 peserta terbaik, yaitu :

  1. Muhammad Agra Syafiquddin Yusuf,S.H (Kejaksaan Negeri Nagan Raya)
  2. Maria Sisilia Gracela Raga, S.H (Kejaksaan Negeri Ende)
  3. Daru Iqbal Mursid, S.H., M.H (Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu)
  4. Nurliza Fitriyani BR Angkat, S.H (Kejaksaan Negeri Pasaman)
  5. Mochammad Zulfi Yasin Ramadhan, S.H (Kejaksaan Negeri Banjarmasin)
  6. Ari Budiarti, S.H (Kejaksaan Negeri Kaur)
  7. Uwais Deffa I Qorni, S.H., M.H (Kejaksaan Negeri Tabanan)
  8. A. A Mirah Endraswari, S.H., M.H (Kejaksaan Negeri sulawesi Selatan)
  9. Cris Agave Valentin Berutu S. H (Cabang Kejaksaan Negeri Mandailing Natal)
  10. Guntur Dirga Saputra, S.H (Cabang Kejaksaan Negeri Donggala di Tompe)

Selanjutnya, Kepala Badiklat Kejaksaan RI menyampaikan Predikat Adhi Adhyaksa dan Penerima Penghargaan Lainnya, yaitu:

  1. Kepada Peringkat Pertama dari 10 Peserta Terbaik (The Best Ten), yaitu peserta atas nama MUHAMMAD AGRA SYAFIQUDIN YUSUF, SH dari Kejaksaan Negeri Nagan Raya diberikan predikat penghargaan ADHI ADHYAKSA.
  2. Penghargaan kepada Peserta dengan Nilai Akademis Tertinggi diberikan kepada ARI BUDIARTI, S.H dari Kejaksaan Negeri Kaur.
  3. Penghargaan kepada Peserta Dengan Kepemimpinan Terbaik diberikan kepada ARIF DARMAWAN WIRATAMA, S.H. dari Cabang Kejaksaan Negeri Bandar Lampung di Pelabuhan Panjang selaku Ketua Senat PPPJ Angkatan 78. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here