Beranda BIVEST Wings Air Resmikan Penerbangan Perdana Rute Tahuna–Melonguane – Tahuna

Wings Air Resmikan Penerbangan Perdana Rute Tahuna–Melonguane – Tahuna

126
0
Peresmian Terbang Perdana di Bandar Udara Melonguange, harga miniatur pesawat ATR 72-600 Wings Air dari Capt. Rizky Firmansyah kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr. Elly Engelbert Lasut, ME

“Satu-Satunya Maskapai yang Melayani Penerbangan Berjadwal Penumpang Intra-Sulawesi Utara Hingga Setingkat Kecamatan/ Kabupaten”

TAHUNA | KopiPagi : Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group mengumumkan telah meresmikan rute baru hari ini (22/11) di wilayah Sulawesi Utara. Penerbangan perdana dari Bandar Udara Naha, Tahuna, Kepulauan Sangihe (NAH) ke Bandar Udara Melonguane, Kepulauan Talaud (MNA).

Terbang pertama nomor IW-1160 lepas landas dari Bandar Udara Naha pukul 09.10 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan mendarat mulus di Bandar Udara Melonguane pada 10.20 WITA. Tanda pendaratan penerbangan berjadwal perdana Penyanyi, dilakukan penyemperotan pada badan Pesawat (air salut) , Dengan Sambutan Antusias Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr Elly Engelbert Lasut, ME, Bersama Perwakilan Pemerintah Daerah setempat, Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Serta pengelola bandar udara yang diwakili oleh Edy Patodingan dan Stenly Mussu.

Peresmian terbang perdana di Bandar Udara Melonguane. Foto oleh – Ardi Lamadi

Wings Air optimis, ketersediaan penerbangan Wings Air akan mengakomodir calon penumpang yang berasal dari Pulau Karakelang, Pulau Salibabu, Pulau Kabaruan, Kepulauan Nanusa, Pulau Mingas serta wilayah lain di sekitar.

penerbangan perdana dari Bandar Udara Melonguane bernomor IW-1161, pesawat mengudara pada 10.40 WITA dan tiba sesuai jadwal di Bandar Udara Naha pukul 11.50 WITA. Tanda diresmikan layanan penerbangan berjadwal dengan water salute , upacara adat istiadat berupa Gunde dan Upase, tarian tradisional masyarakat Sangihe dan musik bambu sangkakala pniel tabukan lama sambutan serta dari Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE, ME, bersama perwakilan pemerintah daerah setempat, terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata, Femmy Montang SE AK M.cc; Kepala Dinas Perhubungan, Frans Porauw; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kepulauan Sangihe, Drs. Djoli Mandak, pengelola bandar udara yang diwakili oleh Dwi Ariyanto, Kepala Tata Usaha serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Layanan penerbangan Wigns Air dari Kepulauan Sangihe akan menjawab kebutuhan dari wilayah Kedahe, Kepulauan Marore, Manganitu, Manganitu Selatan, Nusa Tabukan dan daerah lain di sekitar.

Tahap awal, Wings Air melayani frekuensi terbang 2 (dua) kali dalam sepekat setiap Senin dan Jumat. Wings Air melakukan evaluasi pasar, bila mendatang tren layanan penerbangan meningkat, maka operasional penerbangan akan menyesuaikan kebutuhan pasar.

Tarif tiket spesial satu kali terbang (one way) di rute Tahuna ke Melonguane mulai dari Rp 289.000. Harga tiket terbaik satu kali jalan Melonguane ke Tahuna mulai dari Rp 289.000.

Operasional penerbangan di rute tersebut, menempatkan Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan penumpang berjadwal domestik saat ini. Mendatang, pengembangan rute atau jaringan akan dilakukan secara bertahap.

Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi dari internal, pemerintah daerah, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, serta berbagai pihak terkait lainnya dalam persiapan penerbangan berjadwal ini. Semoga dengan sinergitas ini terlaksana dengan baik, sehingga Wings Air dapat menjangkau dan melayani penerbangan dalam wilayah (intra) Sulawesi Utara.

Terhubung ke Berbagai Kota

Wings Air optimis, ketersediaan waktu dengan jadwal yang tepat untuk membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan program sejalan pemerintah. Konektivitas “Indonesia Bagian Utara” semakin terbuka sebagai salah satu pusat ekonomi baru yang memiliki sentra kerajinan, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya.

Peresmian terbang perdana di Bandar Udara Naha. Foto oleh – Ardi Lamadi

Harapan terbesar, guna mengakomodir kebutuhan permintaan wisatawan, pebisnis dan masyarakat terhadap transportasi udara. Selain itu, dapat menyediakan pilihan terbang di dalam negeri (Indonesia) karena penerbangan saling terhubung.

Pengoperasian penerbangan diharapkan dapat mengkomodir permintaan pasar udara di kedua kota, sehingga meningkatkan minat orang untuk menggunakan pesawat udara secara langsung (point to point) , serta memberikan pilihan terbaik penerbangan Sulawesi Utara (Manado – Tahuna – Melonguange). Dengan demikian konektivitas Sulawesi Utara serta daerah-daerah lainnya menjadi relatif singkat serta memudahkan bagi penumpang untuk melanjutkan perjalanan ke kota-kota lain, semakin banyak dan lebih luas lagi.

Masyarakat (penumpang) dari Tahuna dan Melonguane terkoneksi ke Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi di Manado, yang menawarkan kesempatan melanjutkan penerbangan ke Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Luwuk, Gorontalo, Ternate, Palu, Balikpapan, Kendari, Toli-Toli, Buol, Ambon, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Banjarmasin, Pontianak, Lampung, Batam, Palembang, Pekanbaru, Medan serta destinasi lain.

Terbang itu Aman, Sehat dan Menyenangkan

Dalam penerbangan ini, Wings Air telah mempersiapkan armada jenis baling-baling (propeller) tipe pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600. Baik menawarkan kapasitas tempat duduk 72 kelas ekonomi, konfigurasi atau tata letak 2-2.

Keunggulan pesawat dalam upaya menawarkan pengalaman terbaru bagi penumpang (pebisnis dan wisatawan), ATR 72 adalah pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih selama penerbangan karena dilengkapi interior yang dirancang lebih futuristik, dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja atau hanya menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan karena pesawat mampu terbang rendah.

Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat kualitas udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Dalam hal ini, bagian kesungguhan terhadap kesehatan karyawan, serta memastikan upaya memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang menciptakan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pengoperasian katup aliran tekanan udara ) .

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu ditingkatkan dalam 5 sampai 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative , 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS) ) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar .

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar dari pesawat udara secara bersamaan guna meningkatkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal Suami akan meminimalsir Interaksi bertatapan Langsung (tatap muka) antara Penumpang. -Dapur daerah (dapur) Yang terletak di Bagian Belakang also meminimalkan Interaksi tatap muka, yang berarti antara Penumpang Dan awak kabin.

Dalam menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses mempersiapkan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat). Demikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro. *Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here