Beranda REGIONAL Warung Bambu Sebagai Desa Mandiri : Dijadikan Percontohan Desa Digital 

Warung Bambu Sebagai Desa Mandiri : Dijadikan Percontohan Desa Digital 

6789
0
Salah satu rower yang akan dipasang di Desa Digital Warung Bamdu.

KopiPagi | KARAWANG : Dalam rangka pembangunan desa serta kemajuan  teknologi semakin berkembang, Desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang Jawa Barat, yang merupakan desa mandiri, kini dijadikan percontohan Desa Digital.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kita menerapkan sistim digitalisasi berbasis online untuk menerapkan layanan kepada masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Desa Warung Bambu Mustakim, yang diwakili Kaur Umum dan Perencanaan Abdul Muti di kantornya, Jumat (26/08/2021).

Berdasarkan penilaian Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa terhadap Desa Warung Bambu Kecamatan Karawang Timur sebagai desa mandiri, kini desa tersebut dijadikan percontohan sebagai desa digital. Warung Bambu, salah satu desa yang menerapkan piranti teknologi canggih dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Dijelaskan oleh Mustakim, semua layanan masyarakat sudah tersedia dalam wibesite www.desawarungbambu.com. Bagi masyarakat yang kehendak mengurus berbagai surat surat dapat melalui online. Jadi hal ini untuk memudahkan warga.

“Warga tinggal buka layanan www.desawarungbambu.com, lalu mengisi aplikasi sesuai dengan kebutuhannya dan hasil print out ya tinggal ngambil ke desa,” ucapnya.

Menurut Abdul Muti, layanan diberikan kepada masyarakat bukan hanya layanan wibesite saja, namun pihaknya juga akan memberikan WiFi gratis kepada masyarakat. Sekarang ini pihaknya tengah membangun satu reviter induk yang akan dipancarkan ke seluruh tower yang ada di 7 dusun.

Untuk saat ini rencananya akan dibangun 3 tower terlebih dahulu dari 3 dusun. Tentu saja WiFi ini sangat berguna sekali bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak anak sekolah. Bagi desa juga dengan adanya WiFi dapat memantau berbagai kegiatan masyarakat. Seperti halnya dalam mendongkrak program UMKM atau produk unggulan desa.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada masyarakat yang belum mengerti dan memahami tentang internet ini.

“Kita berharap dengan adanya layanan wibesite dan WiFi gratis ini dapat mempercepat laju pembangunan desa,” pungkasnya. ***

Pewarta : Erwin Sudarto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here