Beranda HUKRIM Darurat Narkoba : BNN Kota Pematangsiantar Tangkap Tiga Bandar Narkoba

Darurat Narkoba : BNN Kota Pematangsiantar Tangkap Tiga Bandar Narkoba

59
0
BNN Kota Pematangsiantar berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu.

KopiPagi | PEMATANGSIANTAR : Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah kronis yang menimpa Indonesia, kasus peredaran sabu dan banyak tertangkapnya bandar-bandar narkoba di tengah pandemi Covid-19 pada dua tahun terkahir ini di Kota Pematangsiantar. Ini menjadi bukti, bahwa Kota Pematangsiantar sedang berada dalam kondisi darurat narkoba. 

Pemerintah Indonesia mengedepankan peran Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka mencegah dan memberantas peredaran Narkoba di Indonesia. Adapun upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba dilakukan dengan tiga tahapan yaitu pertama, Preemtif yaitu upaya pencegahan yang dilakukan secara dini. Kedua, Preventif yaitu upaya yang sifatnya strategis dan merupakan rencana aksi jangka menengah dan jangka panjang, namun harus dipandang sebagai tindakan yang mendesak untuk segera dilaksanakan. Ketiga, Represif, merupakan upaya penanggulangan yang bersifat tindakan penegakan hukum mulai yang dilakukan oleh intelijen.

Terkait dengan tindakan  Represif, petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar membekuk tiga orang pria berstatus bandar narkoba jenis sabu-sabu di Kota Pematangsiantar, pada Senin (19/7/21)  sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala BNNK Pematangsiantar Tuangkus Harianja, dalam rilis yang diterima Koranpagi.com, Kamis (22/07/2021), menerangkan,  bahwa ke tiga bandar tersebut di tangkap dari dua tempat yang berbeda, yakni dari Jalan Handayani Kelurahan Bah Kapul Kecamatan. Siantar Sitalasari dan dari Jalwn SM. Raja Keluarga Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari.

Adapun inisial ke Tiga tersangka, yaitu, Ivan Rinaldi Lubis (42) warga Jalwn Viyata Yudha Ujung R21, Tantano Fami Adrian (50) Jalan Nagahuta Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Selatan dan Kiki Hamdani (40)  warga Jalan B. Katamso GG. Pemuda No. 6 Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun Medan Sumatera Utara.

Tiga bandar narkoba berikut barang bukti sabu yang berhasil digulung BNN Kota Pematangsiantar.

Adapun  Barang bukti (BB)  yang berhasi di sita dari tiga tersangka, kurang lebih dari 24,35 gram narkotika jenis sabu , dengan rincian,  dari 1 buah plastik klip kecil berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 0.17 gram, 1 buah palstik klip kecil berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 0,25 gram,  1 buah  plastik klip besar berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 11,75 gram , dan 10 buah plastik klip sedang berisi diduga narkotika jenis shbau dengan berat bruto 12,18 gram.

Sedang BB non narkotik yang berhasil disita, berupa, uang tunai sejumlah Rp2.140.000, 8 bungkus plastik klip kosong ukuran sedang, 4 buah plastik klip kosong ukuran kecil, sendok yang terbuat dari sedotan plastik,1 buah Handphone Samsung, 1 buah Handphone Oppo, 1 buah Handphone Nokia, 1 buah bukti transfer ke Bank BRI, 1 buah kartu ATM Mandiri, 1 buah buku rekening Bank Mandiri, 1 blok slip penarikan kosong dari BRI, 1 buah mancis, 1 unit Sepeda Motor Mio tanpa plat.

Kronologis penangkapan, bahwa pada  hari Senin 19 Juli 2021, berdasarkan hasil penyelidikan, Personil Seksi Pemberantasan BNNK Pematangsiantar melalukan penangkapan terhadap 1 orang laki laki di Jalan Handayani Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari. Pada saat ditangkap, dari tersangka ditemukan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis shabu.

Kemudian dilakukan pengembangan, ke tempat tersangka memperoleh shabu tersebut. Sekira Pukul 17.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap 2  orang laki-laki di rumah yang sama di Jalan SM Raja Keluarga Bukit Sofa Kecamatan. Siantar Sitalasari. Setelah dilakukan penggeledahan terhadap rumah tersebut, dari kamar salah seorang tersangka ditemukan 1 paket diduga narkotika jenis shabu.

Setelah itu,  penggeledahan dilanjutkan.  Kemudian dari kamar yang dijadikan gudang, tepatnya di lemari, ditemukan 1 buah kaleng biskuit monde yang di dalamnya terdapat kotak HP merek Oppo, yang setelah dibuka berisi 1 buah plastik klip besar berisi diduga narkotika jenis shabu dan 10 plastik klip sedang berisi diduga narkotika jenis shabu serta 6 buah plastik klip sedang kosong dan 1 buah sendok terbuat dari sedotan plastik.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke kantor BNNK Pematangsiantar guna proses hukum lebih lanjut. ***

Editor : Nilson Pakpahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here