Beranda PERISTIWA Diduga Tergelincir Tumpahan Solar, Mikro Bus Terguling Masuk Jurang

Diduga Tergelincir Tumpahan Solar, Mikro Bus Terguling Masuk Jurang

33
0
Mikro bus yang mengalami kecelakaan terjerembab masuk jurang di Kemawi, Sumowono. (Foto IST)

KopiPagi | UNGARAN : Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ‘jalur tengkorak’ tepatnya di jalan menurun jalan alternatif Sumowono (Kab Semarang) menuju Limbangan (Kab Kendal) pada Minggu (06/06/2021) petang kemarin, hingga kini belum diketahui berapa jumlah korban dalam kecelakaan tersebut.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Iptu Setyo W mengatakan, bahwa dalam kecelakaan itu melibatkan mikro bus mopol H 7079 OD yang melaju di jalanan menurun tajam dari arah Sumowono menuju Limbangan tak terkendali. Sesampainya di lokasi tepatnya di daerah Kemawi, Kec Sumowono, Kab Semarang, sopir mikro bus Andi Saputra (33) warga Kadilangu RT 01 RW 01 Kec Kangkung, Kab Kendal gugup dan tidak konsentrasi dengan kemudinya karena laju mobil oleng akibat roda licin melindas tumpahan solar di jalan tersebut.

“Bus yang sudah oleng akhirnya melaju kencang hingga terperosok dalam jurang dan tiga orang penumpang mengalami luka patah tulang. Para penumpang tersebut masing-masing Heryanto (51) warga Jalan Kusuma Utara 8 Blok 33 C, Bekasi – Kristiyani Budi Rahayu (50) warga Cepiring, Kab Kendal, dan Suniarsih (40) warga Topongan, Gunung Pati, Kota Semarang. Ketiganya mengalami luka cukup serius patah tulang,” jelas Ipda Setyo W.

Selanjutnya, ketiga korban kecelakaan langsung dibawa ke RS Gunawan Mangunkusuma (RSGK) Ambarawa, Kab Semarang untuk mendapatkan perawatan medis. Sejumlah anggota Satlantas Polres Semarang yang tiba di lokasi kecelakaan langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan .

Sementara itu, beberapa warga sekitar lokasi kecelakaan mengatakan, bahwa jalur alternatif Sumowono – Limbangan ini tergolong sebagai ‘jalur tengkorak’. Kejadian kecelakaan mikro bis maupun bis besar sudah sering terjadi. Apalagi, jika pengemudi kendaraan atau mobil belum paham jalurnya, tidak jarang mengalami kecelakaan.

“Jalur disini, Sumowono – Limbangan ini tergolong rawan dan terkenal sebagai ‘jalur tengkorak’. Karena seringnya terjadi kecelakaan. Bukan hanya mobil atau bis namun sepeda motor juga sering mengalami kecelakaan. Untuk pengemudi yang baru melintas, hendaknya ekstra hati-hati melewati jalur ini,” ujar Muh Romli (53) dan Sadikin (48) keduanya warga Kemawin, Sumowono, Kab Semarang. ***

 Pewarta : Heru Santoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here