Beranda REGIONAL Koalisi Banten Menggugat : Banten Darurat Korupsi, WH Gubernur Magang

Koalisi Banten Menggugat : Banten Darurat Korupsi, WH Gubernur Magang

44
0
Koalisi Banten Menggugat ketika Unras di Serang Banten
KopiPagi | BANTEN : Banyaknya kasus tindak pidana korupsi di Provinsi Banten, mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Banten Menggugat (Kasibat) menganggap Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai Gubernur Magang. Kamis (03/06/2021). Hal itu mereka lontarkan dalam orasi unjukrasa di Banten.
Tiga korupsi yang masih ditangani Kejati Banten, di antaranya kasus dana hibah untuk pesantren tahun 2018 dan 2020, kasus pengadaan lahan untuk Gedung Samsat Malingping tahun 2019, dan terbaru kasus pengadaan masker KN95 tahun 2020 yang bersumber dari APBD Provinsi Banten.
“Ini menandakan Gubernur Banten tidak serius seperti Magang dalam memimpin Provinsi Banten,” ujar Dede Ruslan Rafiudin dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang saat berorasi.
Dirinya juga berharap penegak hukum untuk bergerak cepat, memeriksa dan mencari dalang dari korupsi di Banten terlebih pada kasus Hibah Ponpes yang mencoreng nama baik Provinsi Banten sebagai salah satu daerah yang melahirkan para Ulama Besar, namun tercoreng karena hibah Ponpes di korupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung Jawab.
“Kami berharap Kejati Banten segwra mencari dalang dari korupsi dana hibah Ponpes, yang sudah mencoreng nama baik Provinsi Banten,” harapnya.
Sementara itu Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Serang Arman Maulana Rachman, menganggap WH-ANDIKA tidak sesumbar dalam kampanye nya.
“Apa yang terjadi di Provinsi Banten tentu menjadi sebuah ironi bagi kita. Tiga kasus korupsi menjadi sebuah jawaban bagaimana ketidak becusan WH dan Andika dalam melakukan reformasi birokrasi dalam lingkungan pemprov Banten,” ungkapnya.
Dirinya menyayangkan diamnya para anggota legislatif dalam kondisi hari ini yang terjadi di Provinsi Banten.
“Tentu korupsi uang rakyat hari ini perlu ada tindakan kongkrit dan tegas dprd Prov Banten harus menggunakan hak interplasi terhadap wh – Andika sebagai tanggung jawab kontitusional,” tutup Arman.
Koalisi Banten Mengugat yang turun di antaranya HMI Cabang Serang, GMNI Cabang Serang, HIMA Persis PW. Banten, Kumala PW. Serang, KMS30, PP IMC, Himpunan mahasiswa Banten, PERMAHI DPC Banyen dan HIMMA DPW Banten. *Asr/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here