Beranda KESEHATAN Ops Bina Kusuma : Polres Serang Kota Razia Tempat Hiburan Hingga Hotel

Ops Bina Kusuma : Polres Serang Kota Razia Tempat Hiburan Hingga Hotel

53
0
Razia THM di Kota Serang Banten.
Pemerhati THM, S. Tete Marthadilaga : Sektor Industri Pariwisata paling terdampak Wabah Covid-19
Sebaiknya Aparat dan Satgas Covid-19 lebih Fokus Edukasi & Sosialisasi Prokes Ketimbang Merazia THM

KopiPagi | SERANG : Operasi Bina Kusuma Maung 2021, Polres Serang Kota Polda Banten melaksanakan razia Tempat Hiburan Malam (THM) hingga hotel, Jumat (28/05/2021) malam hingga Sabtu (29/05/2021) dinihari. Hasilnya, ada puluhan botol minuman keras (miras) disita dari  THM yang berada di area Hotel Grand Krakatau. Begitupun pasangan bukan suami istri terjaring razia sedang ngamar di hotel Bintang Semesta.

“Kita periksa identitasnya, kita data, kemudian kita suruh pasangan bukan suami istri itu untuk pulang,” Kata Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., M.Si., melalui Kasat Binmas Polres Serang Kota AKP Achmadi.

Sedangkan di tempat hiburan malam, setiap pengunjung dan pemandu lagu (PL) diperiksa identitasnya. Beruntung, tidak ada yang berusia dibawah umur. Pengunjung juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak, agar tidak terjadi penularan virus Corona.

“Kita cek juga identitasnya, kita ingatkan protokol kesehatan guna  pencegahan Covid-19 ke masyarakat,”ujarnya.

Jangan Gegabah Razia THM

Sementara itu, Pemerhati tempat hiburan malam (THM), S. Tete Marthadilaga mengingatkan aparat terkait di Kota Serang khususnya dalam hal ini Polres Serang Kota dan Provinsi pada umumnya agar ekstra hati-hati dan tidak gegabah merazia tempat hiburan malam atau usaha industri pariwisata.

Pemerhati THM, S. Tete Marthadilaga.

Menurut Mas Tete panggilan akabnya, kenapa aparat diwanti-wanti tidak boleh semena-mena merazia THM, karena di sektor usaha pariwisatalah yang paling terkena dampak pandemi Covid-19. Dan bukannnya melaraang merazia, namun kudu dipikir lebih jauh dampak yang akan ditimbulkan dari giat razia tersebut.

Dampak wabah Covid-19 ini di tengarai cukup fatal bagi usaha industri pariwisata baik itu hotel, kafe, karaoke, diskotik, restoran dan lainnya. Tidak sedikit hotel, karaoke dan diskotik yang gulung tikar dan menutup usahanya. Tidak sedikit karyawan yang dirumahkan dan di PHK.

Sekali lagi, Mastete hanya sekadar mengingatkan aparat terkait sebaiknya lebih banyak memberikan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 terhadap kalangan usaha di kawasan industri pariwisata khususnya, THM. Artinya, aparat terkait dan Satgas Covid-19 memperketat pendisiplan Prokes di THM. Hms/Asr/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here