Beranda HUKRIM Pertandingan Futsal Berdarah Kp. Kojan VS Kp. Teko Di-rekonstruksi

Pertandingan Futsal Berdarah Kp. Kojan VS Kp. Teko Di-rekonstruksi

34
0
Rekonstrukis kasus pembunuhan terhadap pemain Futsal di Kailideres.

KopiPagi | JAKARTA : Subnit Jatanras Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan futsal berdarah yang terjadi di Bulak Teko Kalideres Jakarta Barat, pada Senin (19/04/2021) beberapa waktu lalu.

Atas insiden tersebut 2 orang pemuda mengalami luka bacokan hingga satu diantaranya korban MRR (18) menghembuskan nafas terakhir akibat luka bacokan tersebut

Dalam rekonstruksi tersebut dilaksanakan di samping halaman Polres Metro Jakarta Barat, sebanyak 11 adegan diperankan oleh pelaku IA als A

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Akp Dimitri Mahendra didampingi Kasubnit Jatanras Ipda M Rizky Ali Akbar menjelaskan bahwa kegiatan rekonstruksi tersebut dilaksanakan sebagai dasar dalam melengkapi berkas perkara penyidikan dan menggali titik terang motif dari pembunuhan tersebut

“Dalam rekonstruksi tersebut sebanyak 11 adegan diperankan oleh pelaku,” ujar Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Akp Dimitri Mahendra, Selasa (25/05/2021).

Dimitri menjelaskan dari rangkaian adegan tersebut tampak jelas di adegan ke 7 pelaku menghampiri korban MRR (18) yang terjatuh setelah korban menabrak mobil yang terparkir di sekitar lapangan kemudian dikejar oleh pelaku dan mengayunkan celurit ke arah punggung korban sebanyak 1 kali.

Lanjutnya, dalam adegan ke 9 datang lagi korban lainnya P datang menghampiri pelaku dan seketika pelaku kembali mengayunkan celurit ke arah wajah korban P, dimana dalam adegan ke 10 korban P menangkis sabetan celurit pelaku dengan tangan kiri korban sehingga mengakibatkan tangan korban mengalami luka sobek akibat sabetan celurit pelaku.

Seperti diketahui sebelumnya, polisi meringkus IA als A pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap 2 remaja di Bulok Teko Kalideres Jakarta Barat hingga salah satu korban MRR (18) menghembuskan nafas terakhir akibat luka bacokan pada bagian punggung korban.

Insiden berdarah tersebut terjadi berawal mula dari adanya pertandingan futsal antara kelompok korban ( Kp. Kojan Kalideres) dengan kelompok pelaku (Kp. Bulak Teko Kalideres) dengan perjanjian tim yang kalah harus membayar uang sewa lapangan sebesar Rp.365.000.

Adapun masing-masing team telah melakukan perjanjian diantaranya tim futsal tidak boleh membawa orang dari luar kampung masing-masing, pertandingan berlanjut dan tim futsal korban Kp Kojan Kalideres kalah dari Tim futsal pelaku yaitu KP Bulak Teko

Dimana tim futsal Kp Kojan mempermasalahkan pemain tim futsal Kp Bulak Teko yang bukan pemain asli Kampung Bulak Teko sehingga tim futsal korban ( Kp Kojan) tidak mau membayar uang sewa lapangan yang sudah disepakati.

Akibatnya terjadi cekcok hingga berlanjut ke kuar lapangan. Pelaku IA als A (23) yang merupakan Abang-abangan atau senior dari team Kp Bulak Teko dalam keadaan pengaruh ,minuman keras datang kemudian membacok kedua korban. Aakibat luka bacokan tersebut korban MRR (18)  meninggal dunia dan temannya P mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam jenis Celurit. Hms/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here