Beranda MEGAPOLITAN Pasar Tanah Abang Bejubel Diserbu Pengunjung : Anies Kerahkan Ribuan Personil

Pasar Tanah Abang Bejubel Diserbu Pengunjung : Anies Kerahkan Ribuan Personil

52
0
Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat yang berjubel diserbu pengunjung : Foto Rivo..

KopiPagi | JAKARTA : Membludaknya pengunjung Pasar Tanah Abang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Data sementara hingga sore ini jumlah warga yang mengunjungi Pasar Tanah Abang, sekitar 100 ribu pengunjung.

Saat meninjau Pasar Tanah Abang, Minggu (02/05/2021), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, berdasarkan data tersebut, jumlah pengunjung di hari Sabtu (01/05/2021) kemarin berbeda dengan hari-hari sebelumnya.

Anies menyebut telah terjadi lonjakan yang tidak terduga sehingga protokol kesehatan Covid-19 pun cenderung tidak diterapkan pada Sabtu (01/05/2021) kemarin.

“Memang terjadi lonjakan yang luas biasa hari sabtu kemarin. Hari Jumat dan hari-hari biasanya itu paling sekitar 35 ribu. Kemarin itu 87 ribu orang yang datang. Jadi memang hari kemarin terjadi lonjakan yang tidak terduga,” kata Anies usai Upacara Hardiknas di Disdik DKI, Jakarta, Minggu (02/05/2021).

Anies mengakui pihaknya tidak menyangka Pasar Tanah Abang akan diserbu pembeli sebanyak itu pada Ramadan tahun ini.

“Kami sama sekali tidak terprediksi kemarin muncul angka dua kali lipat dari biasanya,” ucapnya.

Anies mengimbau bagi warga yang ingin belanja lebaran ke Tanah Abang agar menahan diri menunggu waktu sepi sehingga potensi penularan tidak terjadi.

“Kalau datang ke sebuah tempat Nampak sudah penuh, jangan masuk, Nampak sudah lebih dari 50 persen, jangan masuk,” imbaunya.

Untuk mengendalikan kerumunan di Pasar Tanah Abang tersebut, Anies pun mengerahkan ribuan personel gabungan TNI, Polri hingga Satpol PP terjun langsung.

“Nah, pengendalian dilakukan dengan mengerahkan sekitar 2.500 personel terdiri dari unsur polisi. Ada Brimob, ada Sabhara, ada unsur TNI, ada dari Kodam dari dari angkatan laut, marinir dan dan dari angkatan udara, paskhas, dan dari Satpol PP keseluruhannya kira-kira 2.500 orang diterjunkan,” ujar Anies.

Anies kemudian menjelaskan skema penutupan Pasar Tanah Abang. Jam tutup Pasar Tanah Abang akan dibagi dua sesi.

“Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dengan dibagi ada yang tutup jam 4 dan ada yang tutup jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju pada titik yang hampir sama,” ujar dia.

Menurut Anies, ada sekitar 45 ribu orang yang menggunakan kereta api di Stasiun Tanah Abang pada Sabtu kemarin. Karena itu, pengendalian dilakukan tak hanya di kawasan pasar tetapi juga stasiun kereta.

“Jadi sore hari ini pun pengendalian akan dilakukan di kawasan pasar maupun di kawasan sekitar stasiun nanti akan bertugas marinir dan dari paskhas untuk mengendalikan agar antrean masuk ke dalam stasiun bisa mengikuti protokol kesehatan,” tutur dia.

Selain itu, Anies mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PT KAI terkait penyesuaian jam operasional. Sebagai gambaran, nantinya tidak bakal ada kereta yang melintas di Tanah Abang pada jam-jam tertentu.

“Karena itu, mulai besok sore akan ada perubahan jadwal kereta KCI yang melintasi stasiun Tanah Abang jadi sore besok pukul 3 sampai dengan 7, KCI tidak akan berhenti di Tanah Abang sehingga tidak mengangkut penumpang dari sana. Nah detailnya nanti Daop 1 bersama Dishub akan menyampaikan sama-sama secara lengkap,” tutur Anies.

Pos Pengamanan Pasar Tanah Abang

Sementara itu, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kodam Jaya, membuat Posko Pengamanan di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan menyusul terjadinya keramaian dan kerumunan di pasar tersebut, yang sempat terekam kamera netizen dan menimbulkan polemik di tengah gelombang pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.

Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pasca terjadinya kerumunan di Pasar Tanah Abang kemarin, polisi ke depannya akan mengawasi pergerakan dari para pengunjung guna mencegah terjadinya kerumunan.

“Masalah kerumunan yang ramai di Tanah Abang, kita dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti dan akan melakukan pendisiplinan masyarakat untuk menaati aturan 5M, jangan sampai terjadi kerumunan lagi di sana,” kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (02/05/2021).

Yusri menambahkan, beberapa hari menjelang lebaran idul fitri keramaian memang kerap terjadi di Pasar Tanah Abang. Di mana banyak masyarakat berbondong-bondong berbelanja ke pasar tersebut dan saling berdesakan.

“Seperti misalnya saat kemarin, di sana itu sangat ramai,” ujar Yusri.

Karena itu, dia pun memastikan bahwa saat ini pihaknya akan membuat Posko Pengamanan di Pasar Tanah Abang. Hal itu dibuat untuk mengawasi pergerakan pengunjung, guna mencegah agar tidak terjadi kerumunan seperti sebelum-sebelumnya.

“Kita akan dirikan Pos Pengamanan yang terdiri dari unsur polisi, TNI, dan pemerintah daerah di sana. Di pos itu kita siapkan masker, dan kita ketatkan patroli bersama di situ untuk menghindari kerumunan,” ujarnya. Otn/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here