Beranda SPORT Berkerumun di Bundaran HI : 65 Suporter Jakmania Digelandang ke PMJ

Berkerumun di Bundaran HI : 65 Suporter Jakmania Digelandang ke PMJ

69
0
Suporter Persija menyalakan flare saat merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (26/04/2021). Puluhan Suporter Persija The Jakmania diciduk lalu digelandang ke Polda Metro. Foto - Antara.

KopiPagi | JAKARTA : Euforia Jakmania atas kemenangan Persija melawan Persib berlanjut hingga ke jalanan. Ribuan suporter Persija itu tumpah ruah ke jalan hingga memadatkan arus lalu lintas di sekitaran Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (25/04/2021) malam. Maka kerumunan massa pun tak dapat dihindarkan.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba pada Minggu malam pasca kemenangan Persija atas Persib Bandung pada final Piala Menpora yang berlangsung di Stadion Manahan Solo Jatemg. Aparat kepolisian dan TNI turun ke lokasi untuk membubarkan para suporter.

Hengki mengatakan para suporter itu datang dari beberapa tempat, tidak hanya dari Jakarta Pusat. Beberapa di antaranya diamankan oleh aparat kepolisian. Jmlahnya puluhaan supporter yang digelandang ke Mapolda Metro Jaya.

Hengki merasa prihatin atas kejadian tersebut. Sebab, para suporter berkumpul di tengah masa pandemi Corona yang belum berakhir. Tidak hanya masalah jaga jarak, beberapa di antaranya juga tidak menggunakan masker.

Setidaknya Polda Metro Jaya menciduk 65 orang suporter klub Persija Jakarta atau Jakmania lantaran melanggar kebijakan PPKM Mikro dengan berkerumun di Bundaran HI untuk merayakan tim kesayangannya yang keluar sebagai juara Piala Menpora 2021.

“Dari hasil tadi malam terdapat 65 orang yang kita amankan, setelah kita cek ada 52 orang dewasa, kemudian anak-anak 12 orang, juga ada seorang perempuan dewasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta.

Kerumunan massa tersebut mulai berkumpul pada Senin sekitar pukul 00.00 WIB, petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pembubaran dan pada pukul 03.00 WIB situasi sudah kembali normal.

Yusri menjelaskan 65 orang Jakmania tersebut diamankan untuk dimintai keterangan terkait apakah ada pihak yang mengeluarkan ajakan untuk berkumpul di Bundaran HI. Namun hasil pemeriksaan terhadap para Jakmania tersebut menemukan bahwa kerumunan massa tersebut adalah spontanitas para suporter tanpa ada yang menggerakkan.

“Dari pemeriksaan sampai dengan pagi tadi tidak ditemukan adanya ajakan tersebut. Mereka secara spontanitas dengan kemenangan Persija kemudian mereka berkumpul karena memang dianggap bahwa Bundaran HI itu adalah iconnya Persija,” ujar Yusri.

Pihak kepolisian juga telah memulangkan para Jakmania tersebut setelah dilakukan pendataan dan dimintai keterangan.

“Setiap ada kemenangan mereka akan berkumpul di sana itu menurut keterangannya sehingga ke-65 orang tersebut sudah kita pulangkan secara bertahap mulai sejak pagi tadi setelah diambil keterangannya,” pungkas Yusri.

Pengurus Jakmania Minta Maaf

Pengurus Pusat The Jakmania menyampaikan permintaan maafnya atas ulah oknum suporter Persija Jakarta yang telah menimbulkan ketidaknyamanan dengan melakukan konvoi dan perayaan juara Piala Menpora 2021 di sekitar Bundaran HI, Minggu (25/04/2021) malam.

Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali melalui pesan singkat.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi apabila perayaan juara yang dilakukan oleh teman-teman the Jakmania menimbulkan keresahan,” demikian bunyi pesan tersebut dikutip dalam rilis Kemenpora di Jakarta, Senin (26/04/2021).

“Tidak ada niat sedikitpun dari kami selaku Pengurus Pusat the Jakmania untuk menginstruksikan anggota melakukan konvoi, atau perayaan apapun yang berlebihan apalagi sampai melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.”

Mereka mengatakan telah mengimbau untuk nonton di rumah. Berbagai kampanye dan imbauan juga sudah digaungkan, baik melalui koordinator wilayah, biro resmi maupun media sosial the Jakmania.

PP the Jakmania mengakui bahwa euforia leg kedua memang berbeda daripada leg pertama. Setelah setahun tanpa kompetisi, Piala Menpora 2021 berhasil menyita perhatian dan emosi para suporter. Belum lagi, laga final yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung telah menimbulkan spontanitas bagi sebagian the Jakmania.

“Meskipun jumlahnya masih sangat sedikit dibandingkan pawai juara kami beberapa waktu lalu, baik itu ketika menjuarai Piala Presiden, maupun Liga 1. Hal ini menggambarkan bahwa the Jakmania masih menahan diri, masih mematuhi protokol dan komitmen bersama yang telah ditetapkan untuk tetap berada di rumah,” tulisnya.

Jakmania berharap hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh suporter agar bisa sama-sama saling menjaga kota masing-masing dan mengutamakan protokol kesehatan.

“Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Menteri, Bapak Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh perangkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, federasi, operator, serta seluruh masyarakat sepak bola Indonesia, dan yang terbaik, Persija Jakarta,”

“Terima kasih telah membuat sepak bola Indonesia kembali bergairah. Kami berharap, Liga 1 akan segera dimulai kembali agar sepak bola negeri ini dapat terus berprestasi,” *Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here