Beranda REGIONAL “Padusan” Umbul Senjoyo : Diyakini “Nggowo” Berkah Selama Jalankan Puasa

“Padusan” Umbul Senjoyo : Diyakini “Nggowo” Berkah Selama Jalankan Puasa

127
0
Masyarakat saat melakukan padusan di Umbul Senjoyo, Tegalwaton, Kab Semarang. (Foto Heru Santoso)
KopiPagi UNGARAN : Memasuki dan mengawali bulan Ramadhan, sejumlah tempat pemandian maupun kolam renang banyak menjadi sasaran warga untuk melakukan “padusan”, ini dilakukan setiap mengawali bulan Ramadhan dan salah satunya yang dipenuhi pengunjung adalah Umbul Senjoyo di Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Senin (12/04/2021).
“Kami setiap mengawali bulan Ramadhan selalu melakukan ‘padusan’ di Umbul Senjoyo ini dan tahun 2021 ini sudah yang ke empat kalinya. Pernah melakukan padusan di tempat lain, namun kurang mantap. Akhirnya, kami kembali padusan di Umbul Senjoyo ini. Ya, rasanya yang jelas lain jika mau puasa sudah mandi atau padusan di Umbul Senjoyo ini,” terang Nur Solekhah (28) dan Triana Wahyuni (31), keduanya mengaku dari Noborejo, Argomulo, Kota Salatiga ketika ditemui koranpagionline.com, sebelum melakukan padusan, Senin (12/04/2021).
Hal senada dikatakan Rahmad Prasetiyo (28) dan Susilowati (25) asal Pabelan, Kabupaten Semarang bahwa jika akan menjalankan puasa tidak padusan di Umbul Senjoyo rasanya ada yang kurang. Melakukan padusan di Umbul Senjoyo ini merupakan turun-temurun dari orangtuanya yang setiap tahun akan puasa pasti padusan di Umbul Senjoyo.
“Yang jelas air di Umbul Senjoyo ini lain dari yang lain, rasanya sangat jauh beda jika padusan di tempat lain. Selain itu, yang dilakukannya ini juga melanjutkan pesan orangtuanya karena jika padusan di Umbul Senjoyo maka ibadah puasanya akan diberikan kelancaran dan mendatangkan berkah. Pesan inilah yang menjadi dasar utama saya selalu padusan di Umbul Senjoyo,” ujar Pras, demikian panggilan Rahmad Prasetyo ketika ditemui di salah satu warung jajanan di komplek Umbul Senjoyo.
Sementara itu, banyak juga pengunjung yang sengaja datang dari luar Kabupaten Semarang yang juga melakukan padusan di Umbul Senjoyo ini. Mereka rata-rata sengaja melakukan padusan setelah sebelumnya “nyekar” di makam leluhurnya di Kota Salatiga ataupun sekitar Tengaran. Dan ini selalu dilakukannya setiap memassuki bulan Ramadhan, sekaligus melaksanakan ritual khusus di Umbul Senjoyo.
“Kami melakukan padusan di Umbul Senjoyo ini setelah ‘nyekar’ orangtua dan saudara di daerah Nanggulan, Kota Salatiga. Ini kami lakukan dalam setiap tahunnya memasuki bulan Ramadhan dan sudah ke delapan kalinya. Dengan padusan di Umbul Senjoyo ini, kami percaya ibadah puasa kami akan selesai hingga akhir dan kuat menghadapi cobaan atau halangan,” ujar Sri Muntamah (46) yang mengaku membawa tujuh orang anggota keluarganya untuk padusan di Umbul Senjoyo.
Pantauan koranpagionline.com di Umbul Senjoyo saat pelaksanaan padusan, pngunjung yang datang tidak hanya dari Kabupaten Semarang maupun Kota Salatiga. Namun, banyak juga yang datang dari Kota Semarang, Magelang, Pringsurat (Temanggung), Purwodadi (Grobogan), Sragen maupun Boyolali. Mereka sengaja melaksanakan padusan di Umbul Senjoyo ini karena yakin dan percaya jika padusan di Umbul Senjoyo maka puasanya akan penuh berkah dan selesai dengan sempurna artinya tidak cacat.  ***
Pewarta : Heru Santoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here