Beranda BIVEST Menparekraf Sandiaga Uno : Potensi Ekonomi Kreatif Tidak Ada Habisnya

Menparekraf Sandiaga Uno : Potensi Ekonomi Kreatif Tidak Ada Habisnya

174
0
Menparekraf Sandiaga Uno

KopiPagi | JAKARTA : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan sambutan pada pameran kaligrafi virtual tingkat ASEAN yang diselenggarakan pada tanggal 11 April 2021 sampai dengan 11 Mei 2021, kata Arif Syukur sebagai penanggung jawab kegiatan.

“Saya, Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, mengucapkan selamat atas diselenggarakannya ASEAN CONTEMPORARY ISLAMIC CALLIGRAPHY ART EXHIBITION dengan tema “Color Changes The World” atau Pameran Virtual Kaligrafi Islam Contemporer Tingkat Asean” kata Uno dalam sambutannya.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Islamic Art Exhibition yang bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta sebagai penyelenggara acara ini. Tidak lupa juga saya sampaikan terima kasih bagi Jakarta Islamic Centre (JIC) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta atas dukungannya. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk dukungan dalam pengembangan aspek seni dan budaya dalam penguatan pengembangan seni islam di bidang kaligrafi dengan pendekatan digital. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan suatu bentuk nyata bahwa sector ekonomi kreatif tetap bisa bangkit ditengah-tengah kondisi yang sulit ini” tegasnya.

Lebih lanjut Uno mengatakan “Hal tersebut dikarenakan potensi ekonomi kreatif yang bersumber pada nilai kreatifitas dan kekayaan intelektual, tidak akan habis sepanjang SDM kreatif itu ada. Saya harap pekerja seni dapat terus berinovasi dan berkreasi melalui pameran virtual ini, karya-karya pekerja seni akan semakin dikenal oleh masyarakat dan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi para penikmat seni baik di Indonesia maupun ditingkat dunia”

“Tetaplah berkarya, mewarnai dunia dengan seni, karena hidup dengan seni menjadi indah, hidup dengan ilmu jadi mudah dan hidup dengan agama menjadi ter-arah” tutupnya. *Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here