Beranda REGIONAL Pemkab Pasbar Gelar Musrenbang RKPD 2022 dan RPJMD 2021 – 2026

Pemkab Pasbar Gelar Musrenbang RKPD 2022 dan RPJMD 2021 – 2026

259
0
Terlihat Bupati didampingi Ketua pelaksana saat memasuki ruangan Musrenbang

KopiPagi | PASBAR : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 tingkat Kabupaten. Musyawarah secara resmi dibuka oleh Bupati Hamsuardi, Rabu (07/04/2021) di Aula kantor Bupati Pasbar.

Musyawarah ini selain dihadiri oleh Bupati, Hamsuardi, Wakil Bupati, Risnawanto, anggota DPRD Pasbar, akademisi dari Universitas Andalas Padang, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD, Ketua Komisi I.II.III,IV DPRD Pasbar,Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK/Ketua LKKS/ Ketua Drkranasda /Ketua P2TP2A Kab. Pasbar, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD se-Kabupaten Pasbar, Ketua Dewan Riset Daerah Pasbar, Ketua Dewan Pendidikan Kab. Pasbar, Ketua Kwarcab Pramuka Pasbar, Ketua LKAAM Pasbar, Ketua MUI Pasbar, Ketua GOW Pasaman Barat, Bundo Kanduang.

Kemudian, Ketua KNPI Pasbar, Ketua Forum Anak Kabupaten Pasaman Barat, Ketua organisasi profesi wartawan seperti PerkumpulAn Jurnalis Online (AJO) Pasbar dan PWI, juga Ketua YAPTIP Pasbar, Ketua YAPPAS Pasbar, Kepala BPS Pasbar, Lembaga Swadaya Masyarakat, Pimpinan Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Ketua BAZNAS Pasaman Barat dan Duta Genre Pasaman Barat, Forkopinda, dan tokoh masyarakat seperti mantan Bupati Pasbar, Drs.H. Baharuddin,R.MM. serta mantan Sekda Prov, Rusdi Lubis juga stakeholder terkait lainnya,termasuk Camat se-Kabupaten Pasbar, dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati, H. Hamsuardi dalam sambutan dan sekaligus membuka secara resmi Musrenbang mengatakan tema RKPD tahun 2022 yakni, mewujudkan Pasaman Barat yang Bermartabat, Agamais, Maju dan Sejahtera” dengan prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, peningkatan akses dan mutu pendidikan gratis, konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat produktivitas, peningkatan sarana dan prasarana layanan kesehatan gratis, peningkatan nilai tambah sektor agraris, peningkatan nilai tambah sektor pariwisata, peningkatan pelayanan sosial kemasyarakatan dan olahraga, reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan dan layanan publik.

Hamsuardi, juga menyampaikan tahun 2021 ini merupakan momentum yang sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Prosesi Pemilihan Kepala Daerah di akhir tahun 2020 telah kita lalui dengan baik, dan di tahun 2021 ini, kita memulai proses perencanaan pembangunan untuk lima tahun ke depan,”ujar Hamsuardi.

Hamsuardi menambahkan, rangkaian penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Pasbar Tahun 2021-2026 telah diawali dengan penyusunan Rancangan Teknokratik.

“Tahapan yang kita lalui hari ini adalah penyampaian Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026 kepada publik untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan kita semua,”kata Hamsuardi.

Menurutnya, sebanyak 24 misi yang telah disampaikan pada Pemilu, diformulasikan kembali dan dirangkum menjadi 5 poin misi. Reformulasi misi tersebut murni untuk mempermudah proses penyusunan tujuan, sasaran, dan program prioritas pembangunan, tidak menghilangkan esensi dari 24 misi asli. Visi dan Misi dijabarkan menjadi 5 tujuan, dan 24 sasaran yang spesifik dan terukur.

Mempedomani tema pembangunan nasional tahun 2022, maka tema RKPD Kabupaten Pasbar Tahun 2022 adalah peningkatan kesejahteraan dan daya saing melalui pemerataan pembangunan.

Bupati dan Wabup saat mengikuti menyanyikan lagu Indonesia Raya

Hamsuardi menegaskan bahwa, peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan menjadi isu strategis di Kabupaten Pasaman Barat. Semua tidak terlepas dari permasalahan kualitas sumber daya manusia, sebagai modal menuju peningkatan daya saing. Demikian juga dengan pembangunan infrastruktur, masih ada penduduk Pasbar yang belum menikmati hasil pembangunan secara berkeadilan.

Ditambahkannya, untuk menjawab permasalahan pembangunan daerah, dirumuskan prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2022, meningkatkan derajat kesehatan dan derajat pendidikan, melalui pemenuhan standar pelayanan minimum, penanganan stunting, penurunan angka kematian ibu, dan angka kematian bayi, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat.

“Saya berharap kepada seluruh OPD yang terkait dengan 24 program prioritas tersebut dapat mencermati apa yang telah menjadi janji-janji politik kami pada saat pilkada kemarin, Saya akan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap masing-masing dokumen perencanaan yang saudara susun di tingkat perangkat daerah,” ucapnya.

Selanjutnya, peningkatan Infrastruktur Daerah melalui pengembangan infrastruktur strategis, penunjang daerah dan kebencanaan, penanganan pembangunan dengan pengendalian pemanfaatan ruang. Meningkatkan Perekonomian Strategis Daerah, melalui peningkatan produksi pertanian, perkebunan, dan perikanan, pengembangan industri olahan dan pemberdayaan UMKM. Meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan sistem pengawasan internal, inovasi daerah untuk pelayanan publik, dan reformasi birokrasi.

“Kebutuhan masyarakat dan belanja daerah untuk tahun 2022 nanti sangatlah besar. Namun kemampuan keuangan daerah kita sangatlah terbatas. Kita mengetahui bahwa pandemi covid-19 masih berlangsung dan hal ini sangat membatasi ruang gerak kita dari segi pembiayaan maupun program. Oleh sebab itu, saya sangat berharap bahwa sumber daya finansial yang sangat terbatas saat ini, kita optimalkan pemanfaatannya, sehingga nantinya bisa memberikan hasil yang maksimal dan sesuai harapan,” terang Hamsuardi.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan tema ini disusun bertitik tolak dari permasalahan pembangunan yang kita hadapi saat ini dalam kondisi keterbatasan keuangan daerah dan melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Walaupun vaksinasi telah dilakukan, namun pemulihan ekonomi membutuhkan proses. Kami berharap dengan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang semakin baik masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ekonomi dengan lancar.

“Dalam kesempatan ini saya mengingatkan kita semua untuk tetap memerangi Covid-19 dengan senantiasa mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak serta memastikan ketersediaan alat pelindung diri. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir dan kita semua dapat melaksanakan aktivitas kita masing-masing sebagaimana yang kita alami sebelumnya,” tutup Hamsuardi. ***

Pewarta : Zoelnasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here