Beranda REGIONAL Ketua DPRD Sulsel Minta Masyarakat Tidak Sebarkan Video yang Bikin Panik

Ketua DPRD Sulsel Minta Masyarakat Tidak Sebarkan Video yang Bikin Panik

68
0
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Ina Kartika Sari

KopiPagi | MAKASSAR : Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Ina Kartika Sari mengatakan, bahwa atas nama pimpinan DPRD Sulawesi Selatan prihatin dengan kejadian bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/03/2021) pagi.

Menurutnya ini menjadi hal yang serius, yang harus menjadi perhatian dari para aparat dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

“Kita mengutuk pelakunya, karena tidak ada satu agama pun yang membenarkan,” ujar Ina Kartika kepada otonominews, Senin  (29/03/2021).

Ina berharap pihak kepolisian menuntaskan sampai keakar-akarnya pelaku dari peristiwa ini. “Kita berharap Insya Allah ini tidak akan terulang . Selain waspada masyarakat juga harus mawas diri,” ucapnya.

Menurutnya, dengan peristiwa ini sangat mengganggu rasa solidaritas sesama umat beragama. Insiden ini, katanya, sangat mengagetkan semua karena selama ini di Sulawesi Selatan merasa aman. Setelah beberapa tahun lalu terjadi hal sama di malam lebaran di Kota Makassar.

“Karena kejadian ini sungguh diluar perkiraan, ketika kondisi Makassar sudah aman. Apalagi ini kejadian di rumah ibadah, tentu menjadi kewaspadaan kita,” ucapnya.

Sebelumnya, kata Ina, kondisi beribadah semua agama tidak ada rasa takut. Namun dengan kondisi saat ini pasti ada rasa takut.  Dengan kejadian ini, sambungnya, perlu perhatian khusus dalam menjaga kewaspadaan di daerah perbatasan Kota Makassar.

Maka dia berharap pemerintah memberikan kepercayaan bahwa akan ada di garda terdepan untuk melindungi masyarakat.

“Peristiwa ini segera dituntaskan penyelidikannya agar iklim usaha, perekonomian saat pandemi Covid-19 ini semua bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Pihaknya dari Forkopimda bersama plt Gubernur Sulawesi Selatan melihat langsung meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/03/2021) malam. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga berkunjung ke korban yang terkena bom.

Dia juga berpesan kepada masyarakat agar bersikap tenang dan tidak menyebarkan video-video yang membuat rasa panik.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk tenang dan tentu kita semua harus menjaga keadaan ini. Tidak menyebarkan apapun termasuk video-video yang membuat rasa panik di tengah masyarakat. Insya Allah kondusif, memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian dalam pengusutannya,” pungkasnya. Otn/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here