Beranda MEGAPOLITAN Tegakkan Perda KTR : Satpol PP Kota Depok Awasi Penjual Rokok

Tegakkan Perda KTR : Satpol PP Kota Depok Awasi Penjual Rokok

95
0
Satpol PP Kota Depok akan mengawasi penjual rokok terkait penegakkan Perda KTR

KopiPagi | DEPOK : Aparat Satpol PP Kota Depok melakukan pengawasan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ke sejumlah toko di Kecamatan Pancoran Mas. Pengawasan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan penjual rokok dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 02 tahun 2020. Yaitu tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 03 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, pengawasan dilakukan kembali di sejumlah toko. Sebelumnya, pada akhir tahun 2020, pihaknya sudah melakukan sosialisasi penerapan Perda KTR di wilayah Pancoran Mas.

“Kami lakukan kembali pengawasan di wilayah ini setelah sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi untuk mematuhi Perda KTR,” ujar Lienda dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Sabtu (27/03/2021).

Menurut Lienda, aturan terkait KTR terus mendapat dukungan dari masyarakat. Tentu agar dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama bagi remaja demi tercapai derajat kualitas manusia yang sehat dan unggul. “Semoga semua elemen masyarakat dapat mendukung penuh terkait penerapan KTR demi meningkatkan status kesehatan,” harapnya.

Kepala Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Kota Depok, Taufiqurakhman menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan ke 41 tempat penjualan rokok atau point of sale (POS). Seluruhnya berada di enam kelurahan di Kecamatan Pancoran Mas.

Berdasarkan pengawasan yang dilakukan, ditemukan sebanyak 29 toko pelanggar KTR. Seluruhnya diberikan tindakan berupa teguran secara tertulis dan diingatkan untuk menutup display rokok. “Kami berikan teguran untuk menutup display rokok,” ucapnya.

Dalam hal ini, lanjut Taufik, Satpol PP Depok akan terus melakukan pengawasan sejumlah toko untuk menutup display rokok. “Jika melanggar, mereka akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) dan akan dikenakan denda pidana,” tegasnya. Depoktren/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here