Beranda HUKRIM Korupsi Kelapa Sawit : Kejati Kalbar Tahan Direktur CV Kaban Karya Mandiri

Korupsi Kelapa Sawit : Kejati Kalbar Tahan Direktur CV Kaban Karya Mandiri

77
0
Kajati Kalbar, Dr Masyhudi SH MH (tengah), saat memberikan keterangan penahan tersangka Seragi

KopiPagi | PONTIANAK : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat (Kalbar), Dr Masyhudi SH MH, kembali menunjukkan sikap tegasnya dalam penanganan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Kali ini, tim penyidik tindak pidana khusus pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar menahan tersangka Seragi, Direktur CV Kaban Karya Mandiri, yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi penyelewengan anggaran pekerjaan penanaman kelapa sawit di Kebun Inti Kembayan, Kabupaten Sanggau, tahun 2012 -2013 pada PT Perkebunan Nusantara XIII.

“Terdapat dua alat bukti yang cukup kuat untuk melakukan penahanan terhadap tersangka Seragi,” ujar Masyhudi kepada koranpagionline.com, Kamis (25/03/2021).

Dia mengatakan, tersangka Seragi diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menandatangani dokumen untuk pencairan pembayaran kegiatan penanaman berupa perhitungan pekerjaan borongan rampung tidak sesuai keadaan sebenarnya. Seharusnya tersangka melakukan penanaman seluas 550 hektar, pada kenyataannya yang ditanami hanya 318,95 hektar.

“Akibat perbuatan tersangka tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 854.040.325,04,” ucap Masyhudi.

Kerugian tersebut, tambahnya, dihitung dari selisih pekerjaan yang belum ditanam dan tidak sesuai dengan realisasi tanam sebenarnya berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif oleh BPK RI dalam rangka penghitungan kerugian negara atas pengembangan Kebun Kembayan tahun 2012-2013 pada PT Perkebunan Nusantara XIII.

“Kasus korupsi ini segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pontianak jika penyidikan telah selesai,” pungkasnya.

Masyhudi meyakini dengan penegakan hukum yang tegas, investor semakin percaya terhadap kepastian hukum dan mau investasi di negara ini, terutama di PTPN XIII, sehingga ke depan peluang ekonomi semakin membaik.

“Dengan penegakan hukum ini, PTPN semakin kondusif dan membaik atau sehat keuangannya dan di sana akan diisi oleh SDM atau orang-orang yang benar-benar berintegritas,” tutur Masyhudi. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here