Beranda REGIONAL Musrenbang Tingkat Kecamatan Merupakan Tahapan Kebutuhan Masyarakat

Musrenbang Tingkat Kecamatan Merupakan Tahapan Kebutuhan Masyarakat

226
0
Peserta Musrenbang Kec.Luhak Nan Duo

KopiPagi| PASBAR : Bupati Pasbar, H. Hamsuardi saat membuka secara resmi Acara Musrenbang Kecamatan Luhak Nan Duo yang disampaikan oleh Asisten Bid.Pemerintahan, Irwan.

Dalam hal ini Irwan bertindak mewakili Bupati untuk membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Luhak Nan Duo Tahun 2021 di Balai Desa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (24/03/2021) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang Kecamatan Luhak Nan Duo tahun 2021.

“Ini sebagai bukti kepedulian kita terhadap perencanaan pembangunan di Kabupaten Pasbar pada umumnya dan kecamatan Luhak Nan Duo pada.khusunya,” ujar Irwan.

Dikatakannya, Musrenbang Kecamatan Tahun 2021 ini merupakan tahapan awal perencanaan dan penganggaran Daerah tahun 2022. Sebab melalui Musrenbang Kecamatan ini, merupakan usulan hasil Musrenbang Nagari yang telah diverifikasi oleh mitra Bappeda berdasarkan prioritas pembangunan daerah kabupaten.

Irwan menyampaikan, sesuai dengan Visi dan Misi Pemkab Pasbar Tahun 2021-2026 yaitu mewujudkan Pasaman Barat yang bermartabat, agamis, maju dan sejahtera maka arah kebijakan pembangunan Pasbar tahun 2021 akan fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri dan memiliki daya saing, melalui bidang pendidikan, kesehatan dan penyediaan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat, dengan peningkatan keimanan dan ketaqwaan masyarakat, terutama peningkatan perekonomian masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana sebagai pendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Hadir menemani Asisten Bidang Pemerintahan, selain para anggota DPRD Kabupaten Pasbar Dapil Luhak Nan Duo, Kepala OPD terkait, Camat Kecamatan Luhak Nan Duo, Forkopincam Kecamatan Luhak Nan Duo, Tokoh Agama, Tokoh Adat serta Tokoh Pemuda dari berbagai stakeholder. Juga terlihat hadir Wali Nagari Koto Baru, Wali Nagari Kapar beserta jajaran Bamus di kedua Nagari yang ada di Kecamatan Luhak Nan Duo.

Anggota Bamus Koto Baru menghadiri Musrenbang

“Saya berharap acara Musrenbang ini berjalan dengan baik sehingga kita tahu skala prioritas mana yang harus ditindaklanjuti benar-benar diprioritaskan seperti pembangunan infrastruktur, sarana, prasarana dan tempat -tempat yang memang perlu kita perbaiki,” harapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah menyampaikan akan berupaya memberikan suasana baru untuk masyarakat Pasbar.

“Insyaallah nanti akan kita upayakan bagaimana kita tatap Pasbar, menjadi lebih maju bermartabat, religius sehingga nanti ada kebanggaan tersendiri dari masyarakat karena Pasbar milik masyarakat dan akan dinikmati oleh masyarakat juga,” ucapnya.

Disampaikan bahwa, Musrenbang RKPD 2021 Tingkat Kecamatan ini adalah merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dengan pendekatan dari bawah ke atas, atau bottom-up. Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan Musrenbang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan Musrenbang pada tingkat Nagari.

Dengan adanya Musrenbang tingkat kecamatan ini diharapkan dapat menjaring aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan pada tahun perencanaan. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan daerah akan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pasbar.

Dalam musrenbang kecamatan ini, usulan kegiatan dari tingkat desa akan dilakukan verifikasi terkait dengan kelayakan usulan, baik secara teknis maupun jenis kewenangan. Verifikasi pada Musrenbang tingkat kecamatan dilakukan oleh masing-masing unit Perangkat Daerah terkait yang berada di tingkat kecamatan, misalnya UPTD Pekerjaan Umum, penyuluh pertanian, Koordinator Wilayah Pendidikan, UPTD Kesehatan/ Puskesmas, dan lain sebagainya.

Dari proses verifikasi tersebut, akan dihasilkan daftar usulan kegiatan yang selanjutnya akan dibawa ke proses selanjutnya yaitu Forum Perangkat Daerah guna dilakukan sinkronisasi dan verifikasi kelayakan secara lebih lanjut.

“Kita berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan agar pandemi ini cepat berlalu, sebab kita tahu dampak dari pandemi ini pembiayaan untuk pembangunan khususnya infrastruktur jauh berkurang. Karena antara lain digunakan untuk pembiayaan penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi,” terangnya. ***

  Pewarta : Zoelnasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here