Beranda HUKRIM Herman Gondrong Sang Pengganda Uang : Antara Ustad dan Dukun

Herman Gondrong Sang Pengganda Uang : Antara Ustad dan Dukun

109
0

KopiPagi | BEKASI : Video penggandaan uang dengan memanfaatkan kotak ajaib dan jenglot dalam durasi 12 menit yang diunggah di media sosial (Medsos) langsung viral dan menggegerkan warganet. Lelaki gondrong bersama putrinya yang masih bocah itu adalah Herman alias Ustad Gondrong yang tinggal wilayah hukum Kabupaten Bekasi.

Seperti diketahui, Herman alias Ustaz Gondrong dan istrinya, NP (18) dikenal sebagai pasangan suami istri penjual barang-barang antik dan mistik. Herman juga dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit. Sosoknya ini tak lebih dikenal sebagai dukun belaka. Sementara predikat ustad yang disndangnya juga tidak begitu dihirau warga sekitar, karena di daerah tempat tinggalnya itu juga banyak ustad.

Hanya berselang sehati setelah video itu viral, aparat Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya bergerak cepat dan menemukan identitas pengganda uang serta alamat lengkapnya di RT 01 RW 03 Gang Veteran, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Rumah Ustad Gondrong itu pun digerebek polisi dan digelandang ke Mapolres Bekasi berikut NP istrinya. Barang bukti yang digunakan untuk menggandakan uang disita seperti jenglot box atau kotak ajaib tempat pengganda uang dan sebagian sisa uang yang ternyata palsu. “Kami menyita jenglot,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Komisaris Besar Polisi Hendra Gunawan kepada wartawan pada Selasa 23 Maret 2021.

Jenglot dan benda-benda yang tampak seperti properti berbau mistis ini sengaja diletakkan Herman di tempat praktiknya. Hal itu tidak lain guna meyakinkan orang-orang agar mau memakai jasanya. Dia meyakini barang-barang ini bisa membuat orang-orang percaya kalau dirinya sakti. Padahal, kenyataannya Herman tidak bisa apa-apa.

“Barang-barang ini ditaruh di tempat praktiknya. Yang dia bilang punya ini memiliki kemampuan magis, ini dipajang untuk meyakinkan pasiennya bahwa dia sakti mandraguna sehingga membuat daya tarik pengunjung atau pasien untuk berobat di tempatnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Senin (22/03/2021) mengungkapkan bahwa rumah Herman banyak dikunjung orang.

Sementara uang yang dipakai Herman alias Ustad Gondrong, untuk praktik menggandakan uang adalah palsu. Hal itu diketahui dari pengakuan istri Herman.

“Pengakuan isitri H bahwa semua benda yang ada di video tersebut dan uang yang diduga uang palsu,” ucap Yusri Yunus.

Uang itu pun disebutnya sudah dibakar. Hal itu diakui lagi oleh istri Herman saat diperiksa. Uang palsu itu dititipkan ke mertuanya yaitu F. Polisi sendiri sempat menyita sisa uang palsu yang dibakar tersebut.

“Itu sudah dibakar atau disuruh untuk membakar oleh istrinya yang dititip ke mertua dan disuruh untuk membakar,” katanya.

Rumah bercat merah muda itu rupanya sudah sepi. Pelaku Herman diketahui hanya mengontrak rumah sekitar 4 tahun lalu. Atas perbuatannya, Herman sudah digelandang ke Polres Metro Bekasi Kabupaten.

“Dia (Herman) baru tinggal di sini sekitar 3 sampai 4 tahun lalu, kondisinya mengontrak,” kata Ketua RT 01 Mubaidi, Senin, 22 Maret 2021.

Menurut Mubaidi, dia pernah mendapat kabar banyak warga pendatang yang mencari Ustaz Herman di wilayahnya. Namun karena banyak ustaz di wilayahnya jadi warga pun tak menghiraukan praktik itu.

Saat ini, kasus Herman masih dalam penanganan Polres Bekasi Kabupaten. Sedangkan, Herman masih dalam pemeriksaan polisi. *Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here