Beranda REGIONAL PC F.SP.TSI – K.SPSI Pasbar Gelar Muscab : Komitmen Perjuangkan Hak Buruh

PC F.SP.TSI – K.SPSI Pasbar Gelar Muscab : Komitmen Perjuangkan Hak Buruh

196
0
Pengurus PC F.SP.TSI - K-SPSI Pasbar foto bersama.

KopiPagi | PASBAR : Dalam rangka pembentukan struktur pengurus serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh, Pimpinan Cabang F.SP.TSI – K.SPSI Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), gelar Muscab perdana di Kafe Food Court Qta Batang Toman, Nagari Lingkung Aua Kecamatan Pasaman Simpang Empat Pasbar  Rabu (17/03/2021).

Agenda musyawarah cabang pertama ini  antara lain juga membahas tentang kesejahteraan, keselamatan dan jaminan hari tua buruh di Pasaman Barat. Saat pembukaan acara dihadiri oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) F.SP.TSI – K.SPSI Sumbar, Doni Alferi, Kapolres Pasbar yang diwakili Kasatlanstas, IPTU. Indra Kusuma, Kadis Naker yang diwakili oleh Mediator Hubungan Industrial, Deryandi, dan perwakilan dari beberapa perusahaan yang ada di Pasbar, termasuk PUK SP.TSI – K.SPSI se-Pasbar, dan tamu undangan lainnya.

Ketua PC. F.SP.TSI – K.SPSI Pasbar, Hendri Pratama mengatakan, PC. F.SP.TSI – K.SPSI Pasbar berkomitmen untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh. Hendri mengaku, memang saat ini masih terdapat ribuan buruh di Pasbar yang belum mendapatkan hak sesuai aturan dan undang-undang yang ada.

“Sekarang, masih banyak buruh yang belum memiliki jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja, sementara mereka beresiko tinggi, hal itu menjadi perhatian pertama kita,” ujarnya.

Situasi pembukaan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya

Hendri menambahkan, berbagai persoalan buruh bermunculan, dan sebagian dari mereka terpaksa pasrah, termasuk diberhentikan tanpa pesangon dan hak sesuai aturan. Hal itu terjadi dibeberapa lokasi dan perusahaan tempat buruh bekerja, terutama menyangkut buruh eksternal.

“Data awal terdapat sekitar 10.000 buruh yang belum mendapatkan perlindungan,” ungkapnya.

Sementara Ketua PD F.SP.TSI – K.SPSI Sumbar, Doni dalam sambutannya menjelaskan, dilaksanakan Muscab ini sebab telah mendapatkan legalitas dari Kemenkumham RI, sehingga AD ART organisasi dapat dilaksanakan dengan tujuan untuk membesarkan F-SP.TSI dan K-SPSI.

Di kesempatan itu, Soni Alferi juga menjelaskan, saat ini didalam kepengurusan F.SP.TSI – K.SPSI tidak ada masalah dan tidak ada perpecahan, khususnya kepengurusan di Pasbar, hanya saja ada beberapa hal yang perlu untuk dibenahi dan ditingkatakan terkait nasib pekerja di tingkat PUK.

Diharapkan, PC. F.SP.TSI – K.SPSI Pasbar dapat berkoordinasi dengan pemerintah dan pengusaha dalam rangka meningkatkan  produktifitas kerja, khususnya disektor ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan sosial. Serta dapat membantu Pemkab Pasbar dalam pengentasan permasalahan kemiskinan dan sosial kesehatan yakni membantu mewujudkan visi dan misi kepala daerah Kabupaten Pasbar.

“Semoga dengan begitu, F.SP.TSI – K.SPSI mampu meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya, secara lahir batin,” harap Doni.

Demikian juga harapan yang sisampaikan oleh Mediator Hubungan Industrial Disnaker Pasbar, Deryandi dikatakannya, F.SP.TSI – K.SPSI merupakan salah satu organisasi eksternal buruh yang terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasbar. Dengan kehadiran organisasi ini, diharapkan mampu membina dan memperjuangkan hak buruh di Pasbar.

Mediator Hubungan Industrial Disnaker Pasbar, Deryandi

Dia mengaku, permasalahan PHK dan Hak kesehatan dan keselamatan kerja bagi buruh sering muncul di Pasbar. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi buruh dan pekerja, karena ini merupakan serikat buruh pertama yang melakukan Muscab di Pasbar ini.

“Tugas kami membina pekerja, buruh dan organisasi yang terdaftar agar hak mereka terpenuhi,” terangnya.

Menurutnya, saat ini baru dua Serikat Buruh eksternal yang mendaftarkan organisasinya di Disnaker Pasbar yaitu, SPTI serta F.SP.TSI – K.SPSI yang hari ini sedang melakukan Muscab,” ujarnya.

Deryandi  menambahkan, sejak awal tahun ini Disnaker telah mendampingi dan menyelesaikan empat kasus buruh atau pekerja di Pasaman Barat, dan satu lagi dalam proses. Disnaker berkomitmen melakukan pembinaan dan memperjuangkan hak buruh secara berkelanjutan sesuai aturan. Mereka berharap, buruh dan pekerja bisa tergabung dalam organisasi ini.

“Kami siap melakukan pembinaan dan membantu buruh,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Pasbar, IPTU Indra Kusuma dalam sambutannya mengatakan, ia sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan diharapkan dapat menjadi motifasi bagi semua pekerja atau buruh, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat Pasbar.

“Semoga F. SP.TSI – K.SPSI ini dapat memperjuangkan hak para buruh, apa lagi Serikat ini bergerak juga dalam bidang Transportasi, Polres Pasbar siap membantu untuk melayani selama 24 jam, di samping juga dalam hal melakukan pengamanan dan ketertiban masyarakat. karena keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi bagi kami,” pungkasnya.

Muscab PC F.SP.TSI – K.SPSI yang pertama ini dilaksanakan dengan menerapakan protokol kesehatan covid 19 secara ketat, di mana setiap peserta dan undangan wajib memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan sebelum masuk ruangan. ***

Pewarta : Zoelnasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here