Beranda HUKRIM Koordinator BKM Bantah Bila Anggaran Kotaku di Purwakarta Dijadikan Bancakan

Koordinator BKM Bantah Bila Anggaran Kotaku di Purwakarta Dijadikan Bancakan

395
0

KopiPagi | PURWAKARTA : Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Purwakarta, H Wawan membantah adanya dugaan bancakan dalam anggaran pekerjaan Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh ditiga kelurahan di Kabupaten Purwakarta.

“Tidak ada bancakan anggaran, adapun uang yang dibagikan ke tiga Kelurahan yakni Kelurahan Nagri Kaler, Cipaisan dan Kelurahan Purwamekar masing masing Rp 12,5 juta itu merupakan CSR perusahaan senilai Rp 40 juta, ” jelas Wawan dikantor Kelurahan Cipaisan, Purwakarta, Selasa (09/03/2021)  ketika dikonfirmasi dugaan adanya bancakan dalam kegiatan Penanganan Kumuh Skawala Kawasan.

Wawan mengakui, terjadi kesalahan dalam kwitansi pemberian uang CSR kepada pihak kelurahan, dalam kwitansi tertulis keterangan uang koordinasi. Tetapi pihaknya, sudah melakukan klarifikasi kepada pihak kelurahan perihal kesalahan tersebut.

Ditempat terpisah, Menanggapi adanya dugaan bancakan, Sekretaris Komisi I DPRD Purwakarta, Dedi Djuhari mengatakan, karena ini baru dugaan itu harus dibuktikan dan jika memang terbukti ada bancakan dalam kegiatan ini, itu harus diproses secara hukum.

“Sebetulnya hal semacan ini tidak boleh terjadi, karena ini sudah niat baik Pemerintah Pusat sedikit demi sedikit menghilangkan Pemukiman kumuh, sementara ada dugaan anggarannya jadi bancakan itu tidak baik,” kata Dedi yang merupakan politisi dari PKS Purwakarta.

Seperti diketahui Kabupaten Purwakarta ditahun anggaran 2020/2021 mendapat bantuan APBN sebesar Rp 10,9 milyar untuk pekerjaan peningkatan kualitas pemukiman kumuh. Dengan jenis pekerjaan meliputi jalan lingkungan, Drainase, Persampahan dan Air Limbah. Sampai dengan Selasa 9 Maret 2021 pekerjaan sudah terrealisasi sekitar 40 persen, ditargetkan kegiatan Penangan Kumuh Skala Kawasan ini akan selesai pada Agustus 2021 mendatang. Dad/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here