Beranda REGIONAL Kajati Kalbar Dr. Masyhudi : Jangan Ragu Disuntik Vaksin Covid -19

Kajati Kalbar Dr. Masyhudi : Jangan Ragu Disuntik Vaksin Covid -19

248
0
Kajati Kalbar, Dr Masyhudi SH MH, sedang disuntik vaksin (1)

KopiPagi | PONTIANAK : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat (Kalbar), Dr Masyhudi SH MH, mengimbau masyarakat untuk tidak perlu takut, cemas, was-was ataupun ragu untuk disuntik vaksin Covid -19.

Vaksinasi Covid -19 itu halal dan pilihan terbaik pemerintah untuk melindungi warga masyarakat dari virus Corona. Terlebih, vaksin Sinovac telah melalui uji klinis, data imunogenisitas  dan data efikasi vaksin berdasarkan hasil uji klinis tiga tahap.

“Ikuti keputusan dan anjuran pemerintah. Inilah yang terbaik yang dilaksanakan,” ujar Masyhudi usai mengikuti suntik vaksin Covid -19 tahap I di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (10/03/2021).

Masyhudi mengatakan, sebanyak 200 warga Adhyaksa di lingkungan Kejati Kalbar yang terdiri dari para jaksa, tata usaha, pramu bhakti, keamanan dalam (Kamdal), office boy dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) mengikuti suntik vaksinasi Covid -19 tahap I.

Pemberian vaksin tersebut merupakan wujud nyata konsistensi Korps Kejaksaan mencegah penyebaran Covid-19, sehingga mampu meningkatkan imunitas agar lebih optimal melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai salah satu unsur dari aparat penegak hukum.

Sebagai garda terdepan dalam proses penegakan hukum dan perlindungan hukum kepada masyarakat, jajaran Kejati Kalbar perlu memiliki perlindungan dalam menjalankan tugas, apalagi pada kesehariannya Korps Adhyaksa tetap berinteraksi langsung dengan stakeholder ataupun masyarakat.

“Kegiatan vaksinasi ini, selain untuk membuat tubuh menjadi lebih kuat (imun), juga untuk menjaga keluarga dan masyarakat untuk tidak saling menularkan Covid-19,” kata Masyhudi.

Pada kesempatan itu, Masyhudi mengingatkan, meskipun sudah disuntik vaksin Covid -19 bukan berarti bisa bebas melakukan aktivitas tanpa mentaati protokol kesehatan (Prokes).

“Prokes tetap harus dijaga dan dilaksanakan secara ketat, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan,” tandas Masyhudi. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here