Beranda KANDIDAT Ny.Titi Hamsuardi dan Ny. Fitri Risnawanto Jadi Ketua & Wakil Ketua Dekranasda...

Ny.Titi Hamsuardi dan Ny. Fitri Risnawanto Jadi Ketua & Wakil Ketua Dekranasda Pasbar

394
0
Foto be4rsama usai pelantikan.

KopiPagi| PASBAR : Dekranas merupakan organisasi nirlaba guna menghimpun pencinta dan peminat seni, yang bertujuan bagaimana memayungi dan mengembangkan produk kerajinan maupun usahanya, hingga upaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnis kerajinan Nasional maupun Daerah yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah mampu bersaing hingga peningkatan ekonomi tercapai.

Dalam rangka mendorong upaya tersebut maka Dewan Kerajinan Nasional  (Dekranas) melaksanakan secara daring atau virtual rapat kerja Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2021 bertempat di Audeterium Gubernuran Sumbar Padang pada Rabu. (03/03/2021) dengan tema, “Perajin Sehat, Perajin Hebat, Indonesia Maju”.

Pada kesempatan itu juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional  (Dekranas), Hj. Wury Ma’ruf Amin berkesempatan melantik secara daring Hj. Harneli Bahar sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat, Masa Bakti 2021-2024.

Tidak berlangsung lama satu jam setelah usai rapat kerja Dekranas dan resmi dilantiknya

Ny.Harneli Bahar Mahyeldi menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat,  Hj. Harneli Bahar yang merupakan isteri Gubernur Sumbar, Mahyeldi di tempat yang sama, segera menindak lanjuti dengan langsung melantik Ny.Titi Hamsuardi dan Ny. Fitri Risnawanto sebagai ketua dan wakil ketua Dekranasda Kabupaten Pasaman Barat priode 2021-2024.

Prosesi Pelantikan Ny.Titi Hamsuardi dan Ny. Fitri Risnawanto yang disaksikan oleh pembina Dekranasda provinsi Sumbar, Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, MM, IPM, ASEAN.Eng, juga secara bersamaan Harneli Mahyeldi  melantik 10 Ketua Dekranasda kabupaten/ kota hasil pilkada tahun 2020 lalu di Prov.Sumbar yang berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dikatakan Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Harneli Bahar, pelantikan kali ini diselenggarakan berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19 dan harus mengikuti protokol kesehatan.

“Beban dan tanggung jawab yang ibu ibu semua emban memang berat dalam pengembangan produk kerajinan daerah.

Kita harus bisa menjaga dan melestarikan kerajinan unggulan daerah masing-masing serta mempromosikannya,”kata Harneli Mahyeldi.

Ia juga meminta kepada ketua yang baru dilantik agar mampu membuat program kerja ke depan. Bagaimana kerajinan daerah bisa semakin maju dan bisa menjadi unggulan untuk dipasarkan.

Sementara itu, Dewan Pembina Dekranasda Provinsi Sumbar Audy Joinaldy meminta agar ketua Dekranasda Provinsi Sumbar bisa merangkul semua dekranasda kabupaten/ kota, begitu juga kepada Ketua-ketua Dekranasda Prov Sumbar yang baru dilantik, Audy Joinaldy juga berharap dapat merangkul semua elemen guna mengembangkan dekranasda di daerah masing-masing.

“Kami berharap Dekranasda Kabupaten/Kota segera membentuk kepengurusannya dan mulai bekerja dengan baik, walau saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19, pengurus diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang terbuka luas di Sumbar,” ucapnya.

Wagub mengajak kepada Ketua Dekranasda dan jajaran yang baru dilantik untuk dapat lebih bergerak pada sektor handycraft untuk kemajuan industri kerajinan di Sumatera Barat.

“Tugas kita semua, agar bisa mendorong  pengrajin untuk lebih giat menggali potensi unggulan hingga mampu bersaing di pasaran nantinya,”ajak Audy.

Ny.Titi Hamsuardi yang didampingi oleh Ny. Fitri Risnawanto usai pelantikan mengatakan, Dekranasda Pasbar selain akan membentuk tim kerja di Pasbar, juga akan segera membuat program kerja sesuai dengan potensi yang ada di Kabupaten Pasbar

yang mana tujuannya adalah agar semua kerajinan bisa terakomodir dan sekaligus Dekranasda dengan menggandeng pihak terkait ke depan akan melakukan pembinaan terhadap pengrajin yang ada di Pasbar.

“Pasaman Barat memiliki banyak kerajinan di antaranya, sulaman emas Air Bangis, batik Desa Baru, serta kerajinan rajut, maupun kuliner khas Pasbar, semua itu tentunya membutuhkan pembinaan hingga akhirnya  akan siap untuk bersaing di pasaran secara daerah maupun nasional,”ujar Titi Hamsuardi.

Ny. Fitri Risnawanto menambahkan, mereka juga akan menjalankan peran sebagai mitra pemerintah untuk secara bersama-sama ikut dalam membina dan mengembangkan bukan saja dalam hal kerajinan, tapi membangkitkan kreatifitas tradisi dan warisan budaya yang ada di Pasbar.

” mari bersama-sama kita memayungi warisan budaya dan mengembangkan produk kerajinan juga mengembangkan usaha-usaha UMKM agar semakin kreatif dan memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional,” papar Fitri Risnawanto. ***

Pewarta :  Zoelnasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here