Beranda REGIONAL Guru dan Pegawai SMPN 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat akan Ikuti...

Guru dan Pegawai SMPN 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat akan Ikuti Tes Swab

148
0

KopiPagi | PASBAR : Para tenaga pendidik, guru, pegawai Tata Usaha (TU) dan petugas kebersihan termasuk Satpam di SMPN I (Sekolah Menengah Pertama Negeri) Ophir Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendukung dan siap melakukan tes swab demi memastikan kesehatan pegawai dan guru yang rencananya akan dijadwalkan Senin (08/03/2021).minggu depan.

Tes Swab terhadap tenaga pendidik, guru, TU, petugas kebersihan maupun satpam SMPN I Luhak Nan Duo tersebut rencananya akan dilaksanakan di Puskesmas terdekat dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang.

Kepala Sekolah SMPN I Luhak Nan Duo, Arif kepada media ini (KopiPagi Pasbar) dan Insan Pers yang tergabung di PerkumpulAn Jurnalis Online (AJO) Pasbar di ruang kerjanya Kamis, (04/03/2021) mengatakan, pihaknya bersama seluruh pegawai yang ada di sekolah tersebut sudah siap untuk mengikuti tes Swab, dalam rangka mendukung program pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pasbar itu.

“Kita siap melaksanakan program pemerintah daerah untuk melaksanakan tes swab demi kebaikan kita bersama dan kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah ini,” ujarnya.

Arif menambahkan, adapun jumlah peserta yang akan ikut melaksanakan tes swab dari SMPN I Luhak Nan Duo berjumlah, 60 orang dan semua pegawai di sana menyambut antusias untuk dilakukan tes swab tersebut.

“SMPN I Luhak Nan Duo sendiri ada sebanyak 60 peserta yang terdiri dari, guru,  pegawai TU, kebersihan dan satpam. semua pegawai kami sangat mendukung dan antusias untuk mengikuti,” ungkapnya.

Dituturkan Arif, kegiatan itu merupakan terobosan yang baik dan memang harus dilaksanakan kepada tenaga pendidik seperti guru, pegawai tata usaha (TU), petugas kebersihan dan satpam di SMP yang ada di Pasbar, sebab mereka akan berhadapan dan melayani anak-anak didik yang cukup banyak.

“Ini merupakan terobosan yang baik untuk melakukan penncegahan dan memberikan perlindungan terhadap para tenaga pendidik dan  anak-anak didik karena lebih baik mencegah dari pada mengobati,”tuturnya.

Arif Menambahkan, meskipun dilakukan  tes swab, namun pihak sekolah akan tetap melaksanakan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, seperti mewajibkan siswa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disiapkan oleh sekolah.

“Pihak sekolah selama.proses.belajar mengajar akan terus menerapkan protokol kesehatan, hal ini demi mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid 19,” terang Arif mengakhiri. ***

Pewarta : Zoelnasti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here