Beranda LIFE Kajati DKI Jakarta Asri Agung Putra Raih Penghargaan Kepuasaan Pelayanan Publik 

Kajati DKI Jakarta Asri Agung Putra Raih Penghargaan Kepuasaan Pelayanan Publik 

762
0
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Dr Asri Agung Putra SH MH

KopiPagi | JAKARTA : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Dr Asri Agung Putra SH MH, meraih penghargaan (award) tertinggi sebagai pejabat negara yang kinerjanya mendapat apresiasi kepuasan publik dalam pelayanan dan melayani bersih dari korupsi dan pungutan liar (pungli).

Anugrah (award) kepuasan publik itu diberikan Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA), Rabu (03/03/2021), di Hotel Aston City, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ketegori penilaian penghargaan yang diberikan adalah terkait dengan kepuasan publik terhadap kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam pelayanan dan melayani bersih dari korupsi dan pungutan liar (pungli).

Piagam Penghargaan itu diberikan langsung oleh Ketua BPI LPNPA, TB Rahmad Sukendar SSos SH, yang diterima oleh Nurvita Kusuma Wardani SH, Koordinator pada Bidang Intelijen Kejati DKI Jakarta yang mewakili Kajati DKI Jakarta Dr Asri Agung Putra SH MH.

“Jadwal penyerahan award itu pada hari ini, Rabu (03/03/2021), bertepatan acara pak Kajati (DKI Jakarta-red) melantik sejumlah pejabat Eselon III di Kejati DKI Jakarta, sehingga kehadiran beliau di acara penyerahan penghargaan itu diwakilkan,” ujar Ashari Sjam, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta.

Sebelumnya, pada Desember 2020, Kejati DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Dr Asri Agung Putra SH MH meraih penghargaan predikat zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Predikat zona integritas WBK berhasil diraih lantaran Kejati DKI Jakarta telah melaksanakan dan mengimplementasikan 6 area perubahan, salah satunya pelayanan publik yang optimal, sebagai syarat mendapatkan predikat zona integritas WBK.

“Poin terpenting dari zona integritas menuju WBK adalah mengubah ‘mindset’ untuk membangun pola pikir dan budaya kerja baru dalam upaya mewujudkan peningkatan integritas dan kinerja birokrasi yang bebas dari korupsi,” kata Asri ketika itu.

Asri Agung Putra meyakini lambat laun sikap untuk menumbuhkan semangat dan komitmen akan menjadi kebutuhan masing-masing individu pegawai, khususnya di Kejati DKI Jakarta. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here