Beranda MARKAS Tanggul Sungai Citarum Bekasi Jebol : PMJ & Baharkam Kerahkan Personil

Tanggul Sungai Citarum Bekasi Jebol : PMJ & Baharkam Kerahkan Personil

32
0
Personel TNI - Polri yang diterjunkan ke lokasi banjir di Kabupaten Bekasi.

KopiPagi | BEKASI : Curah hujan yang tinggi mengguyur kawasan Jadebotabek, khususnya dan Indonesia pada umumnya, mengakibatkan banjir yang tak terkira. Seperti yang dialami sekitar 10.000 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di daerah rawan banjir Kecamatan Pebayuran Kabaupaten Bekasi Jawa Barat.  Warga di empat desa harus mengungsi dan sebagian bertahan.

Empat desa yang dilanda banjir di daerah ini cukup parah. Rumah pemduduk terendam air hingga  setinggi 1,5 meter dan sebagian sudah mencapai atap rumah. Luapan air itu akibat Tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, jebol, Minggu (21/02/2021) dini hari.

Mendapat laporan adanya tanggul Sungai Citarum jebol, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman turun langsung ke lokasi yang dilanda banjir untuk mengecek salah satu titik banjir terparah di Kabupaten Bekasi tersebut. Kedua pimpinan tersebut langsung menerjunkan ratusan personil Polda Metro dan Kodam Jaya untuk memberikan bantuan dan evakuasi warga yang terjebak banjir.

“Kapolda dan Pangdam serta Bupati masih di TKP langsung di tempat jebolnya,” kata Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Polda Metro Jaya dan beberapa pihak lainnya menurunkan puluhan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih berada di rumah dan desa yang terendam air.

Polda Metro Jaya langsung membuka dapur umum yang dapat membuat 500 hingga 750 makanan sekali masak untuk dibagikan kepada korban banjir. Puluhan perosonil Polda Metro Jaya pun memasak untuk para korban terdampak banjir.

“Sekarang ini kita siapkan dapur lapangan atau dapur umum yang bisa memuat sekali masak 500 sampai 750 makanan sekali masak,” kata Kombes Pol Yusri Yunus.

Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga memberikan bantuan kebutuhan dasar warga yang menjadi korban banjir. Menurut Kombes Yusri, Mabes Polri juga menurunkan helikopter untuk membantu proses pembagian bantuan mengingat akses jalan disana terputus akibat banjir.

“Dari Polda Metro Jaya kita kasih bantuan sembako dan ada bantuan dari helikopter dari Mabes Polri dan TNI untuk memberikan bantu langsung,” ujar Yusri.

Segenap kekuatan Polri, termasuk jajaran Ditlantas diturunkan.

Sebelumnya, seorang warga Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi dari Al Ikhwan Foundation, Ayung, mengatakan, tanggul Sungai Citarum yang jebol diperkirakan sekitar 50 meter.

Ayung menyatakan bahwa warga setempat butuh untuk dievakuasi. Dia sempat menghubungi call center BPBD Kabupaten Bekasi di nomor 081219071900 yang dibagikan akun Pemkab Bekasi. Namun, kata dia, kontak tersebut tidak aktif.

Senada dengan Ayung, warga lain bernama Siti Kodijah menyatakan bahwa warga di Kampung Babakan Banten telah terjebak dan butuh dievakuasi. Hal itu dia sampaikan melalui sebuah video sekitar pukul 02.30 WIB.

“Assalamualaikum ini saya Siti Kodijah dari warga Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Di sini terjadi tanggul jebol Kali Citarum tepatnya di Babakan Banten. Di sini saya kejebak banjir pak, lari ke irigasi pada limpas saya nggak tahu lari kemana sedangkan ini air sudah ngepung kita, sudah meluap banget, jadi mohon kirim Tim SAR, perahu karet sebanyak-banyaknya pak, soalnya di sini ada 300 sampai 400 warga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln menyatakan, saat ini pihaknya telah mengirim bantuan perahu karet. “Kita sudah evakuasi,” kata Henri.

Sementara itu Baharkam Polri menurunkan Tim SAR yang dipimpin oleh Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih langsung turun ke lokasi yang terdampak di Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

“Kami hari ini melaksanakan operasi kemanusiaan membantu korban yang terdampak banjir di Kecamatan Kedungwaringin Bekasi Jawa Barat”, ujar Brigjen Pol Yassin Kosasih kepada awak media Senin (21/02/2021). Btv/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here