Beranda MEGAPOLITAN UI Buka Program Magister Multidisiplin Perencanaan Wilayah dan Kota

UI Buka Program Magister Multidisiplin Perencanaan Wilayah dan Kota

73
0

KopoiPagi | DEPOK : Program Studi (Prodi) Magister Multidisiplin Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) merupakan satu dari tiga program magister baru yang dibuka di FTUI untuk Tahun Akademik 2021/2022.

Program berorientasi pada perencanaan berbasis kemajuan teknologi perkotaan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat berbasis kota cerdas (people-oriented, smart city for all), dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Magister Multidisiplin PWK FTUI menekankan pada interdisiplin pengembangan standar perencanaan perkotaan yang ramah lingkungan (eco-friendly), kota sehat (healthy resilience), dan berbudaya. Struktur mata kuliah di program PWK FTUI dikembangkan dari berbagai rujukan universitas unggul seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of California at Berkeley (UC- Berkeley), University of Illinois at Urbana-Champaign (UIUC), dan Harvard University (HU).

“Setiap tahun, terdapat sebanyak 1.300 magister lulusan S2 perencanaan kota dari 22 universitas di Indonesia yang menyediakan program studi tersebut. Kebutuhan tenaga ahli perencana kota di Indonesia kurang lebih sebanyak 5.200 orang, sehingga Indonesia sekarang membutuhkan tenaga ahli yang kompeten untuk memenuhi target sumber daya manusia regional untuk target pemerataan pembangunan,” ujar Dekan FTUI, Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono, M.Eng dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Jumat (12/2/2021).

Menurut Hendri, target pembangunan dan perencanaan kota yang tinggi dari yang dicanangkan pemerintah, seperti program 100 Kota Pintar dan Kotaku (Kota tanpa Kumuh), tidak hanya menuntut ahli tenaga perencana kota dalam jumlah besar, tapi juga ahli tenaga perencana kota yang multidisipliner dalam menjawab berbagai imbas dari proyek pembangunan dan perencanaan kota.

Dr. Ing. Ova Candra Dewi, S.T., M.Sc.,

“Bila hal ini tidak diantisipasi, maka Indonesia akan kesulitan menghadapi tantangan-tantangan di sektor Perencanaan Wilayah dan Kota menyusul tingginya pertumbuhan kebutuhan kota dan transisi dari kehidupan di desa ke kota,’ terangnya.

Ketua Program Studi Magister Multidisiplin PWK FTUI, Dr. Ing. Ova Candra Dewi, S.T., M.Sc menjelaskan, keunggulan lulusan PWK FTUI terletak pada fleksibilitas yang dimiliki. Lulusan program ini nantinya akan menjadi tenaga profesional yang mampu menghasilkan perencanaan kota yang memenuhi syarat secara substantif, teknis, dan administratif dengan mempertimbangkan dampak dari intervensi pada skala kota dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, politik, dan keamanan dari waktu ke waktu.

“Kebanyakan universitas di luar negeri menyelenggarakan program sejenis selama minimal dua tahun dan berorientasi pada lulusan yang berlisensi profesional. Di Indonesia, prodi PWK didirikan untuk memenuhi standar yang diterapkan oleh Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia. Akreditasi program mengacu pada Instrumen Akreditasi Prorgam Studi (IASP) 4.0 canangan Kemenristekdikti,” jelasnya.  Depoktren/Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here