Beranda TRAVELING Wings Air Terbang Kembali Rute Kualanamu – Kab. Bener Meriah (PP)

Wings Air Terbang Kembali Rute Kualanamu – Kab. Bener Meriah (PP)

40
0
Wings Air tipe pesawat ATR 72-600 di Bandar Udara Rembele Takengon. [foto oleh Iwan Mulya Zinger].

Satu-Satunya Maskapai Melayani Penerbangan Berjadwal dari Kualanamu.

Penawaran Harga Terbaik, Jelajahi Indonesia Barat Mulai dari Rp 419.900”

KopiPagi | TAKENGON : Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group hari ini (09/ 02) mengumumkan mulai melayani kembali penerbangan penumpang berjadwal domestik (re-operate) yang menghubungkan destinasi Simpang Tiga Redelong melalui Bandar Udara Rembele Takengon di Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (TXE) dari Medan melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).

Jadwal penerbangan ditahap awal dilayani setiap Selasa, Kamis dan Sabtu pulang (PP) atau 3 (tiga) kali dalam sepekan, sebagai berikut:

Kualanamu – Rembele Takengon nomor penerbangan IW-1410 pukul 08.00 WIB.

Rembele Takengon – Kualanamu nomor penerbangan IW-1411 pukul 09.20 WIB.

Tidak ada perbedaan waktu pada kedua kota tujuan yakni menggunakan Waktu Indonesia Barat (GMT+ 07). Dengan demikian menempatkan kembali Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan berjadwal di kedua kota.

Dalam mengakomodir kebutuhan para penumpang pada durasi penerbangan kurang lebih 60 menit, Wings Air menawarkan harga terbaik sekali jalan (one way), Kualanamu – Rembele Takengon mulai dari Rp 499.000 dan Rembele Takengon – Kualanamu Rp  419.900.

Pengoperasian penerbangan kembali ini diharapkan bisa menjawab permintaan pasar jasa transportasi udara di kedua kota, akan semakin meningkatkan minat orang untuk bepergian menggunakan pesawat udara untuk penerbangan langsung (point to point) di Pulau Sumatera dari Sumatera Utara ke Aceh khususnya  Kabupaten Bener Meriah.

Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi dari pemerintah daerah, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, karyawan dan awak pesawat serta berbagai pihak terkait lainnya dalam mendukung operasional sehingga penerbangan kembali Kualanamu – Rembele Takengon – Kualanamu dapat terlaksana dan berjalan lancar.

Terhubung dengan Kota Tujuan Lain

Ketersediaan jadwal penerbangan yang tepat rute Kualanamu – Rembele Takengon – Kualanamu  diharapkan menciptakan konektivitas “intra-Sumatera” semakin terbuka sekaligus dapat menyediakan pilihan koneksi perjalanan udara (connecting flight).

Penerbangan tujuan Rembele Takengon serta dari Rembele Takengon, setiap penumpang dapat singgah (transit) terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Penerbangan tersebut saling terhubung dengan jaringan Wings Air, Lion Air dan Batik Air dari Kualanamu – salah satu pintu masuk di Sumatera Utara. Kota tujuan mencakup Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma), Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Gunung Sitoli, Silangit, Batam, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Dumai, Natuna, Letung, Palembang, Pangkalpinang, Tanjung Pinang, Tanjung Karang-Lampung, Tanjung Pandan, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Tarakan, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Bandung, Semarang, Yogyakarta Kulonprogo, Surabaya, Denpasar, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Tambolaka, Rote, Sorong, Manokwari, Jayapura, Timika, Merauke dan destinasi lainnya.

Wings Air juga menyampaikan pada Januari 2021 telah membuka rute terbaru Banjarmasin – Sampit – Banjarmasin sebagai kelanjutan pengembangan bisnis (ekspansi) rute domestik. Pada semester II/ 2020 Wings Air telah membuka jaringan Makassar – Tana Toraja – Makassar, Makassar – Palu – Makassar, Kupang – Ruteng – Kupang serta terbang kembali pada rute dalam negeri secara bertahap..

Dengan demikian, harapan utama mampu membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah sejalan program pemerintah guna mendukung percepatan pemulihan perekonomian..

Terbang Aman dan Menyenangkan

Wings Air optimis, penerbangan kembali ini sebagai bagian meyakinkan bahwa “terbang itu aman”, karena pelaksanaan penerbangan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan serta mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan (safety first).

Sejalan upaya memberikan pengalaman terbaik penumpang ketika terbang, Wings Air sudah  mempersiapkan armada jenis baling-baling (propeller) tipe pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600, berkapasitas tempat duduk 72 kelas ekonomi dengan tata letak 2-2.

ATR 72 merupakan pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih terasa karena interior kabin dirancang lebih futuristik, sehingga penumpang dapat bersantai ketika di kabin sembari menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan luar karena pesawat mampu terbang rendah. Selain itu, penumpang juga bisa bekerja saat penerbangan.

Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation).

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah selama masa waspada pandemi antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat). DEmikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro. *Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here