Beranda NASIONAL Menakar Persepsi Masyarakat Terhadap Kondisi Sosial Politik Indonesia

Menakar Persepsi Masyarakat Terhadap Kondisi Sosial Politik Indonesia

57
0

Oleh : Denny Charter

KopiPagi | JAKARTA : Lembaga IndexPolitica melakukan survey untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap issue sosial dan politik nasional saat ini. Pengumpulan data Survey dilakukan dari tanggal 18 Januari sd 28 Januari 2021 dengan 1610 responden. Metode yang di gunakan adalah Multistage Random Sampling melalui wawancara langsung dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error kurang lebih 1.6 %.

Mengenai kondisi Ekonomi Nasional saat ini, 48.8% responden menyatakan bahwa ekonomi nasional dalam kondisi buruk, sementara 46.9% menyatakan bahwa ekonomi baik. Ini menunjukan bahwa parameter parameter makro ekonomi yang diumumkan oleh BPS dan Kementrian Keuangan dengan aktivitas ekonomi yang berjalan negatif selama tahun 2020 sangat berdampak di masyarakat.

Ketika responden ditanya bagaimana kondisi ekonomi rumah tangga bapak/ibu/saudara dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2019, hasilnya 68.1% responden menyatakan kondisi ekonomi rumah tangga mereka lebih buruk dari tahun 2019, hanya 25.9% yang menyatakan lebih baik dan 27.9% menyatakan tidak ada perubahan.

Terkait dengan program pemberian Vaksin gratis Sinovac oleh pemerintah, 42.9% responden menyatakan bersedia untuk diberikan vaksin, 38.4% menyatakan tidak bersedia divaksin, dan 18.7% menyatakan ragu ragu untuk menerima vaksin.

Untuk penanganan Covid 19 secara Nasional, 68% responden menyatakan bahwa penanganan Covid 19 oleh pemerintah Baik, 32% menyatakan buruk. Ketika ditanya program apa yang sangat mereka butuhkan dari pemerintah saat ini adalah 27.3 % menginginkan bantuan langsung tunai / modal usaha, 18.9% menginginkan bantuan Sembako, 15.1% menginginkan bantuan kesehatan, 9.2% mengingnkan pembukaan lapangan kerja.

Untuk calon presiden, ketika responden ditanya jika pemilihan presiden dilakukan pada hari ini, maka siapakah presiden yang bapak ibu saudara pilih. Secara spontan (Top Of Mind) mereka menyebutkan Prabowo Subianto 14.9%, Anies Baswedan 7.1%, Sandiaga Uno 6.2%, Ganjar Pranowo 5.4%, Agus Harimurti Yudhoyono 5.1%, Gatot Nurmantyo 1.7%, Ridwan Kamil 1.3% Tri Rismaharini 0.7% dan sisanya 55.5% responden menyebutkan beberapa tokoh nasional lainnya dan belum menentukan pilihan.

Menariknya muncul nama Giring Ganesha di Top Of Mind calon presiden dengan 0.3%. Jika diberikan pertanyaan dan diberikan opsi pilihan siapakah calon presiden yang bapak ibu saudara pilih jika Pilres dilakukan saat ini, hasilnya Prabowo Subianto tetap tertinggi dengan 18.2%, Anies Baswedan 9.2%, Sandiaga Uno 8.1%, Agus Harimurti Yudhoyono 7.2%, Ganjar Pranowo 4.0%, Gatot Nurmantyo 2.6%, Ridwan Kamil 2.5%, Tri Rismaharini 1.4%, dengan 32.7% responden belum menentukan pilihan.

Untuk elektabilitas partai ketika responden ditanya, jika pemilu dilakukan hari ini, partai apa yang bapak ibu saudara akan pilih, hasilnya 15.5% memilih PDIP, 13.7% mimilih Golkar, 12.1% memilih Gerindra, 11.8% memilih Demokrat, 5.1% memilih PKS, 4.1% memilih Nasdem, 3.2% memilih PKB, 2.3% memilih PAN, 2.3% memilih PSI, 1.3% memilih PPP, 1.3% memilih PBB, dengan 26.2% tidak menjawab dan sisanya adalah memilih partai lainnya.

Ada trend negative untuk elektabilitas PDIP dan Gerindra dan trend positif untuk Partai Golkar dan Demokrat. Diantaranya ini adalah imbas issue korupsi di kementerian Jokowi yakni Korupsi Menteri KKP dan Korupsi di Kementrian Sosial. Golkar dan Demokrat menerima efek positif dari dua issue negative menimpa PDIP dan Gerindra.

Untuk kinerja Presiden Jokowi saat ini 43.4% responden menyatakna tidak puas, 41.7% menyatakan puas. Kinerja wakil presiden KH Ma’ruf Amin, 63.9% responden menyatakan tidak puas, 20.5% menyatakan puas.

Untuk kinerja Kabinet Indonesia Maju 41.5% menyatakan Puas dan 38.6% menyatakan tidak puas. Untuk Pilkada serentak, 40.7% responden setuju Pilkada dilakukan secara serentak dan 35.3% menyatakan tidak setuju.

Ketika ditanya apakah bapak ibu saudara setuju Pilkada serentak tidak bersamaan dengan Pemilu legislatif dan Pilpres hasilnya 46.4% menyatakan setuju tidak berbarengan dan 23.6% menyatakan setuju. ***

 Penulis adalah :

Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here