Beranda HUKRIM Satker di Kejati Banten Didorong Berkomitmen Raih Predikat WBK & WBBM

Satker di Kejati Banten Didorong Berkomitmen Raih Predikat WBK & WBBM

54
0
Ketua Tim RB Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi (tengah), saat memberikan pengarahan terkait zona integritas WBK dan WBBM di Kejati Banten

KopiPagi | SERANG : Ketua Tim Reformasi Birokrasi (RB) Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi, punya kiat tersendiri dalam mendorong satuan kerja (Satker) di lingkungan kejaksaan meraih predikat zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Setia Untung Arimuladi yang juga Wakil Jaksa Agung RI itu terjun langsung meninjau inovasi Satker Korps Adhyaksa yang dikunjunginya serta memberikan pengarahan tentang enam area perubahan sebagaimana yang dipersyaratkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kemenpan (RB) dan pelayanan publik yang optimal.

Seperti yang dilakukan Setia Untung Arimuladi saat mengunjungi Kejati Banten pada pekan lalu. Di tempat ini, Untung – demikian sapaannya — yang didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Dr Asep N Mulyana SH MH, berkesempatan meninjau inovasi-inovasi Kejati Banten serta memberikan pemaparan terkait predikat zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dalam pengarahannya, Untung memaparkan langkah-langkah yang diperlukan guna pencapaian predikat zona integritas WBK dan WBBM. Salah satunya adalah transparansi informasi publik.

Menurutnya, Kanal Pengaduan harus berfungsi dengan baik dan direspon secara cepat, membuat inovasi upaya perbaikan publik dan pencegahan korupsi, budaya kerja, membuat strategi komunikasi atau manajemen media.

Dia juga mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan zona integritas, yaitu harus diawali dengan komitmen pimpinan dan jajaran selaku agen perubahan (agent of change), soliditas tim kerja, data dukung kelengkapan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) harus sesuai dan lengkap, membuat program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Komitmen pimpinan dalam memperoleh predikat WBK dan WBBM, harus melibatkan semua pihak tanpa terkecuali, karena itu perlu kerja sama yang akuntabel dan berintegritas. “Mengedepankan integritas, profesional, stop pungli, sehingga masyarakat merasa puas atas kinerja kita,” ujarnya .

Untung berharap kedatangannya bersama tim ke Kejati Banten tidak sia-sia. “Kita harus mampu membuat 7 satker Kejaksaan Negeri yang ada di wilayah Kejati Banten mendapatkan predikat WBK, dan predikat WBBM untuk Kejati Banten di tahun 2021,” kata Wakil Jaksa Agung penuh harap.

Sebagaimana diketahui dari 8 Satuan Kerja dalam wilayah hukum Kejati Banten, baru Kejati Banten yang telah memperoleh predikat WBK dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, sementara tujuh Kejaksaan Negeri lainnya belum masuk zona integritas WBK.

Pada kesempatan itu, Wakil Jaksa Agung Seti Untung Arimuladi juga membeberkan 7 Program Prioritas Jaksa Agung Tahun 2021, yaitu pendampingan dan pengamanan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka percepatan pembangunan nasional, pengawasan dan penegakan disiplin untuk mewujudkan kejaksaan yang bersih dan professional, pembentukan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan manajemen karir yang jelas, terstruktur, dan transparan, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang tematik.

Selain itu, digitalisasi kejaksaan untuk sistem kerja yang efisien, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi, penegakan hukum yang berkeadilan, serta memberikan kemanfaatan, khususnya dalam upaya memulihkan korban kejahatan dan memperbaiki pelaku, penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas dan berorientasi penyelamatan keuangan negara serta penyelesaian perkara dugaan pelangaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berat secara tuntas, bermartabat, dapat diterima oleh berbagai pihak, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Untung, kesemuanya itu harus diimplementasikan oleh seluruh jajaran dalam rangka mewujudkan unit kerja yang berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

 “Bekerja yang paripurna adalah cara kita mendidik bawahan untuk mampu berkarya dengan ikhlas,” imbuhnya.

Untung berharap kunjungan kerjanya ke Kejati Banten ini juga memberikan support semangat, terutama untuk rekan-rekan dan termasuk juga minta dukungan masyarakat agar kejaksaan yang ada di wilayah Banten ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk publik.

“Terutama bagi para pencari keadilan, termasuk bagaimana cara menangani kasus dengan cepat dan tidak bertele-tele karena masyarakat butuh pelayanan,” terangnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Wakil Jaksa Agung RI. berkesempatan meninjau dan melihat secara dekat berbagai inovasi dan kinerja Kejari Serang dalam keseriusannya menuju predikat WBK tahun 2021. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here