Beranda LIFE Emak Oon Bersyukur : Rumah Reyotnya Diperbaiki Warga, Kini Layak Huni

Emak Oon Bersyukur : Rumah Reyotnya Diperbaiki Warga, Kini Layak Huni

97
0
Rumah Mak Oon di Purwasari sebelum diperbaiki.

KopiPagi| KARAWANG : Emak Oon yang kini usianya mencapai 56 tahun tinggal di gubug reyot, cukup memprihatinkan memang. Perempuan setengah baya asal warga RT.01,RW.01, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, mendambakan rumah layak huni.

“Saya sangat mendambakan sekali rumah layak huni. Rumah reyot ini memang berdiri di atas tanah orang tapi sudah diizinkan pemiliknya,” ungkap Emak Oon kepada awak media, Seĺasa (26/01/2021)

Diakui Emak Oon, sekarang rumahnya  yang gubug itu berdiri di atas tanah lahan orang. Dia tinggal disitu sejak masih ada suaminya  dan sudah mendapatkan izin dari pihak yang punya tanah tersebut.

Untung saja, kata Emak Oon, warga setempat masih peduli dengan dirinya, Mereka secara swadaya memperbaiki gubugnya yang nyaris roboh tersebut.

“Alhamdulillah sekarang rumah yang saya tinggali lagi diperbaiki oleh  warga, namun belum rampung,” kata Emak Oon.

Emak Oon berharap kepada pemerintah Kabupaten Karawang  dapat membantu  untuk perbaikan rumahnya agar rumah tersebut berdiri kokoh lagi dan layak huni.

RT setempat Atang membenarkan bahwa Emak Oon adalah warga RT.01 RW.01 Desa Purwasari  Kecamatan  Purwasari. Sementara rumahnya diperbaiki, dia tinggal bersama anaknya. Sedangkan suaminya sudah meninggal. Sehari-harinya untuk mengais rejeki dia  bekerja serabutan.

Rumah Mak Oon yang belum rampung, masih membutuhkan biaya. dipernbaiki warga

“Bekerja apapun dia lakukan untuk kebutuhan sehari hari,” terang Atang.

Dikatakan Atang,  pihaknya bersama warga tengah memperbaiki rumahnya dan ditangani  koordinator Apih Dano serta Rosidi.

Kini perbaikan rumah tersebut sudah 10 hari dibantu warga, baik tenaga maupun material, termasuk ada juga bantuan dari masyarakat di luar wilayah Desa Purwasari.

Atang menambahkan, pembangunan tersebut masih banyak yang diperlukan untuk membangun rumah seperti  pasir, semen, keramik, atap dan lainya.

“Mudah-mudahan masih ada donatur yang mau membantu untuk meringankan pembangunan tersebut,” pungkasnya.

Perwarta : Erwin Sudarto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here