Beranda REGIONAL Serap Dana Rp.32 M : Pembangunan Jalan Jembatan Bypass Balige Belum Kelar

Serap Dana Rp.32 M : Pembangunan Jalan Jembatan Bypass Balige Belum Kelar

343
0
oyek pembangunan Jembatan Bupass Balige yang tersendat

KopiPagi  | TOBA : Proyek pembangunan  Jembatan Balige Bypass di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, yang dilaksanakan PT. Rekaya Semesta Utama hingga hari ini, Senin (25/01/2021) belum  juga selesai dikerjakan.

Salah satu proyek pembangunan Jembatan Bypass yang meleset dari jadwal.

Pembangunan jembatan di sepanjang jalan Bypass sebanyak 3 buah ditambah 1 box culvert  senilai kontrak Rp 32.101.351.532,43 bersumber dari dana APBN TA 2020 oleh Kementerian PU PR Dirjen Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional – II Medan, belum kelar dan masih dikerjakan.

Pantauan koranpagionline.com dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan proyek tersebut,  masih jauh dari yang tertulis di papan  proyek sesuai dengan plat atau papan nama proyek pada badan jalan jembatan. Hingga saat ini, pembangunan  jalan jembatan tersebut belum dapat dilalui berkendaraan roda dua maupun  roda empat.

Untuk diketahui,  nilai kontrak proyek sebesar Rp 32 milliar  lebih dikerjakan dengan tenaga kerja yang sangat minim di tiga pelaksanaan pembangunan proyek itu.

Awak media di lokasi pembangunan jembatan menemui rekanan, terkait dengan keterlambatan itu. Pihak PT. Rekaya Semesta Utama Beresman, Siagian sebagai pelaksana proyek mengatakan,  bahwa keterlambatan  itu disebabkan karena  pada bulan Desember  tahun lalu adalah musim hujan. Akibatnya penimbunan mengalami keterlambatan. Terkait dengan keterlambatan pelaksanaan ini, kontraktornya diberi waktu hingga bulan Maret 2021.

“Saya sebagai pelaksana hingga sampai selesai tetap melaksanakanya dengan baik,” kata pelaksana kontraktor.

Sebagai informasi, proyek pembangunan jembatan yang  terletak di Tiga Desa di Balige ditambah  satu proyek  box culvret yakni di Desa Hutagaol Peatalun, Aek Bolon Desa Paindoan, di Soposurung dan Desa Binatang Balige. ***

Pewarta : Julius P. Siahaan.

Editor     : Nilson Pakpahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here