Beranda REGIONAL Program KOTAKU Ambarawa : Masyarakat Hendaknya Mendukung

Program KOTAKU Ambarawa : Masyarakat Hendaknya Mendukung

150
0
Tim pelaksana pembangunan program KOTAKU (rompi oranye) saat koordinasi dengan petugas PDAM Cabang Ambarawa di titik awal pembangunan. (Foto Heru Santoso)

KopiPagi | UNGARAN : Pelaksanaan Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) khususnya di wilayah Kecamatan Ambarawa, yang telah dinanti-nantikan sejak beberapa tahun ini, akhirnya bakal terwujud, pasalnya Senin (25/01/2021) bolah dikatakan sudah dimulai pelaksanaannya.

Dari pantauan koranpagionline.com di lapangan, dimulainya pelaksanaan Program KOTAKU itu terlihat dari mulainya dilakukan pekerjaan oleh PDAM. Yaitu dengan memindahkan saluran air dari dalam untuk sementara dialirkan dengan pipa pralon yang nampak terbuka diatas trotoar. Pekerjaan ini dimulai dari “titik nol” pembangunan Program KOTAKU di depan BNI Ambarawa Jalan Jendral Sudirman.

Bersamaan itu, tim khusus ataupun pelaksana pembangunan Program KOTAKU beserta instansi terkait melakukan kunjungan cek titik awal dimulainya program tersebut. Baik itu, perwakilan dari pelaksana utama (kontraktor) Kecamatan Ambarawa, Polsek, Koramil, Kelurahan Kupang maupun tokoh masyarakat. Untuk tahap pertama pelaksanaan Program KOTAKU ini dimulai dari depan BNI 46 hingga depan Klenteng/Kantor Pos Ambarawa.

Camat Ambarawa Suharnoto SSos MM mengatakan, bahwa hari ini (Senin 25/01/2021) memang benar dimulai pelaksanaan pembangunan Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Ambarawa. Program ini telah dinanti-nantikan masyarakat Ambarawa, karena beberapa bulan yang lalu telah diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat. Program KOTAKU ini di Ambarawa, karena ‘kota’ Ambarawa mestinya sebagai kota yang mempunyai daya tarik tersendiri khususnya dengan potensi wisatanya.

“Harapannya, dengan ditatanya Ambarawa ini melalui Program KOTAKU maka khususnya potensi wisatanya akan semakin mudah terkoneksi dengan daerah di sekitarnya. Misalkan saya dengan wisata Bukit Cinta Banyubiru, wisata daerah Bandungan maupun Sumowono. Dan utamanya semakin mempercantik kawasan Ambarawa secara keseluruhan,” kata Suharnoto kepada koranpagionline.com, Senin (25/01/2021).

Ditambahkan, terkait dengan pelaksanaan pembangunan Program KOTAKU ini, jelas akan mengganggu kelancaran kegiatan masyarakat di Ambarawa. Untuk itu, pihaknya sangat berharap kepada masyarakat untuk dapat menyadari bahkan mendukung pelaksanaan program ini. Karena, pembangunan apapun tanpa dukungan masyarakat tidak akan menuai hasil yang maksimal.

Pekerja dan petugas PDAM Cabang Ambarawa saat memindah pipa aliran air pada titik awal pembangunan Program KOTAKU. (Foto Heru Santoso)

“Harapan kami, masyarakat Ambarawa dapat mendukung pembangunan Program KOTAKU ini. Dan tentunya kesadarannya untuk dapat memaklumi jika memang pelaksanaan pembangunan ini sedikit mengganggu aktifitas masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Suharnoto menambahkan, bahwa sekarang ini adalah fokus pada skala kawasan yaitu dengan memulai pembangunan Program KOTAKU di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa. Yang kini diawali dari BNI 46 hingga depan Kelenteng/Kantor Pos yang masuk Jalan Jenderal Sudirman. Sementara, untuk pembangunan skala lingkungan telah berlajan sebelumnya dengan sasaran sejumlah lingkungan yang dinilainya kumuh.

“Harapan kami, dengan pembangunan Program KOTAKU di Ambarawa ini, ke depan Ambarawa akan benar-benar dapat menunjukkan perubahannya. Selain itu, tidak akan menghilangkan ‘icon’ sebagai ‘kota bersejarah’. Sekali lagi, kepada masyarakat Ambarawa sangat diharapkan dukungannya akan pelaksanaan Program KOTAKU ini,” tandasnya. ***

Pewarta : Heru Santoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here