Beranda PERISTIWA Tergelincir di Bandara Radin Inten II, Pesawat Lion Air JT-173 Berhasil Divakuasi

Tergelincir di Bandara Radin Inten II, Pesawat Lion Air JT-173 Berhasil Divakuasi

128
0
Pesawat Lion Air yang memngalami kecelakaan di Bandaera Radin Inten II

KopiPagi TANJUNG KARANG : Pesawat Udara Lion Air Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP dengan nomor penerbangan JT-173 yang mengalami insiden akibat tergelincir di Bandara Radin Inten II Lampung, sudah dievaluasi. Hanya butuh waktu 5 jam pesawat nahas tersebut sudah berada di area pelataran parkir (apron).

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menympaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), SALVAGE (Removel Disable Aircraft) yakni tim khusus untuk mengevakuasi pesawat dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta – Angkasa Pura II dan Bandar Udara Raden Inten II Tanjung Karang, Lampung – Angkasa Pura II, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia, Otoritas Bandar Udara Wilayah I, Satuan Tugas (Satgas) Gugus Covid-19 Radin Inten Lampung, ground handling Prathita Titiannusantara (PTN), tim internal Lion Air serta berbagai pihak atas dukungan, kerjasama dalam penanganan pesawat udara Lion Air.

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP dievakuasi dalam waktu 5 jam sesuai perencanaan terstruktur, strategi yang tepat serta dilaksanakan menurut standar operasional prosedur (SOP).

Pelaksanaan evakuasi pesawat udara berjalan lancar yang telah dilakukan pada Senin  (21/ 12/2020) durasi pemindahan posisi pengerjaan pukul 10.30 – 10.40 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Pesawat sudah berada di area pelataran parkir (apron) Bandar Udara Radin Inten II untuk proses investigasi lebih lanjut.

Lion Air berkoordinasi dan menyerahkan proses investigasi atas insiden penerbangan JT-173 kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan, serta berbagai pihak terkait, untuk nanti dapat diberikan rekomendasi kepada Lion Air. Demikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. * Kop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here