Beranda HUKRIM Kejari Jakarta Selatan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 6 M

Kejari Jakarta Selatan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 6 M

95
0
Kajari Jaksel, Anang Supriyatna (tengah), bersama unsur Forkopimda sedang memusnahkan barang bukti dari berbagai kasus pidana umum yang putusannya sudah berkekuatan hukum tetap.

KopiPagi JAKARTA : Untuk kali kedua, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan (Jaksel) kembali memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,4 Kg yang nilainya ditaksir mencapai Rp 6 miliar dari 249 perkara di tahun 2020.

Selain sabu-sabu, barang hasil sitaan dari berbagai kasus pidana umum lainnya yang ikut dimusnahkan adalah senjata api, senjata tajam, telpon genggam dan uang palsu yang berasal dari 772 perkara.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini sudah mempunyai putusan yang berkekuatan hukum tetao (inkracht),” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Anang Supriyatna, kepada wartawan usai pemusnahan barang bukti di kantor Kejari Jakarta Selatan, Senin (07/12/2020).

Anang mengatakan, pemusnahan barang bukti berupa ratusan ekstasi, sabu-sabu, uang palsu, senjata tajam dan ganja ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejari Jaksel untuk kedua kalinya di tahun 2020.

“Ada juga barang bukti dari perkara yang terdakwanya kami tuntutan mati. Dan hakim pun mengabulkan tuntutan kami,” tandas mantan Kepala Adhyaksa Monitoring (AMC) Kejaksaan RI yang berhasil menangkap sejumlah buronan berbagai kasus pidana di Kejaksaan RI.

Barang bukti yang dimusnahkan itu adalah  sabu-sabu 2,4 Kg, tembakau gorila 1,8 Kg, senjata tajam 24 buah, telpon genggam 135 unit dan uang palsu dari berbagai mata uang asing sebanyak 564 lembar.

Pemusnahan narkotika jenis daun ganja, tembakau gorila dan uang palsu dilakukan dengan cara dibakar. Sementara untuk metamfetamine dimusnahkan dengan cara dibelender, sedangkan untuk handphone, senjata api dan senjata tajam dilakukan dengan cara dipotong.

Dalam kesempatan itu, Kajari Jaksel Anang Supriyatna menghimbau warga Jakarta Selatan agar menjauhkan diri dari rayuan para pengedar obat terlarang, karena, apabila terjerat resikonya sangat berat.

“Bila terbukti mengedarkan, kami akan menuntut hukumannya seumur hidup atau mati. Jauhi narkoba merusak tubuh dan merusak masa depan generasi muda,” tandas Anang seraya menyebut Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mendukung program pemerintah meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran narkoba.

Hadir pada acara pemusnahan barang bukti itu dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna, bersama Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Yoga Pamungkas, Kasie intel, Odit, Kasie Pidsus Ridwan, dan kasie pidum. Sementara dari pihak kepolisian, Wakasat Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan, Rudy Herawan serta anggota TNI turut menghadiri pemusnahan barang terlarang. ***

Pewarta : Syamsuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here