Beranda REGIONAL Antisipasi Penularan Covid-19, Tahanan Polres Salatiga Ikuti Rapid Test

Antisipasi Penularan Covid-19, Tahanan Polres Salatiga Ikuti Rapid Test

37
0
Tahanan Polres Salatiga saat jalani rapid test.

KopiPagi SALATIGA : Dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19, sebanyak 10 orang tahanan Polres Salatiga menjalani rapid test, Kamis (18/06/2020). Rapid test ini dilakukan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga. Jika nantinya ditemukan tahanan yang reaktif maka Polres Salatiga telah menyiapkan tempat untuk ruang isolasi.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS menyatakan, bahwa rapid test terhadap 10 orang tahanan ini, tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya tahanan yang mungkin terpapar Covid-19. Harapannya, hasil rapid test tersebut semuanya non reaktif. Jika memang ada yang reaktif, hal ini akan mempengaruhi tahanan yang lain yang rentan terpapar Covid-19.

“Untuk pelaksanaan rapid test ini, Polres Salatiga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga. Sebagai petugas yang melakukan rapid test adalah tim medis dari DKK tersebut,” kata AKBP Rahmad Hidayat SS melalui Kasubbag Humas AKP Djoko Lelono SH kepada koranpagionline.com, Kamis (18/06/2020).

Sementara itu, Paurkes Polres Salatiga Iptu Mulyadi mengatakan, bahwa pelaksanaan rapid test ini untuk mengetahui ada tidaknya tahanan yang kemungkinan terpapar Covid-19. Hal ini terkait dengan ruang tahanan yang luasnya terbatas dan harus diisi beberapa tahanan, sehingga tidak bisa melaksanakan protokol kesehatan khususnya dalam menjaga jarak. Apabila nanti dari hasil rapid test ini ditemukan tahanan yang reaktif maka akan langsung dimasukkan pada ruang isolasi.

“Jika hasil rapid test terhadap tahanan ini aya ditemukan yang reaktif, maka tahanan itu akan langsung dimasukkan dalam ruang isolasi yang sudah kita siapkan. Rapid test ini untuk mengatahui apakah ada atau tidaknya tahanan yang kemungkinan terpapar Covid-19,” ujar Iptu Mulyadi.

Salah seorang tahanan yang ikut rapid test, Subagus Subali mengaku senang adanya rapid test khusus untuk para tahanan ini. Selama ini dirinya merasa was-was karena selain tidak kenal satu sama lain, juga ruangan tahanan ini cukup terbatas. Mau tidak mau di dalam tahanan itu harus berdekatan.

“Harapan saya, semua tahanan yang ikut rapid test ini, tidak ada yang reaktif terpapar Covid-19. Dan semuanya aman dari virus tersebut,” tandas Subagus. kop

Pewarta : Heru Santoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here