Beranda PERISTIWA Pemkab Pasbar Bersama Fokopinda Bentuk Satgas Penangan Covid-19

Pemkab Pasbar Bersama Fokopinda Bentuk Satgas Penangan Covid-19

10
0

KopiOnline PASBAR,- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat (Sumbar), menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama unsur Forkompinda di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin (16/03/2020).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasbar, Yudesri dihadiri oleh Polres Pasbar, Dandim 0305 Pasaman, DPRD, Kejari Simpang Empat, beserta Kepala OPD Pasbar, termasuk PMI Pasbar dan Insan Pers yang tergabung di Perkumpulan Jurnalis Online (AJO) Pasbar.
Sekda Kab. Pasbar, Yudesri menyampaikan, setelah rapat akan dibentuk gugus tugas atau Satgas yang akan mengkonter isu penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasbar.

Forkompinda dan OPD terkait termasuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan BNPB Pasbar siap mendukung langkah Pemkab dalam hal penanganan Cocid-19, namun perlu kerjasama dan dukungan semua pihak demi mempercepat proses penanganan. Demikian keterangan pers yang disampaikan Yudesri.

Sekda Kabupaten Pasbar,Yudesri berharap hasil dari koordinasi hari ini hendaknya dapat menjadi inspirasi dan masukan bagi masyarakat dalam mengantisipasi menebarnya corona virus.

“Sebagai tim, terlebih dahulu perkuat semangat tim agar dapat bekerja sama dengan padu sampai lapisan paling bawah.”

Dalam kesempatan itu disampaikan juga pengawasan dan informasi dari dinas kesehatan dan rumah sakit tentang kondisi sebenarnya suspect corona, ada atau tidak di Kab. Pasbar.

“Berikanlah informasi yang akurat dengan bahasa yang mudah dicerna oleh masyarakat, jangan sampai informasi tersebut malah membuat masyarakat bingung bahkan resah.” tegas Yudesri.

Sekda Pasbar, Yudesri juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan mitigasi skenario jika Corona virus masuk ke Pasbar.

Sementara menurutnya hingga kini di Kab. Pasbar belum ada suspec virus corona, sedangkan status Pasbar menunggu informasi dari provinsi. Namun demikian harus tetap membentuk Satgas dan melakukan mitigasi atau pencegahan dini dan tetap waspada.

Diterangkannya lagi bahwa dalam menjalankan mitigasi bencana sengaja pihak ASN tidak diliburkan namun Pemkab harus melengkapi standar mitigasi seperti menyiapkan cairan anti septik. Sementara untuk meliburkan anak sekolah masih menunggu hasil koordinasi dari Provinsi Sumbar. Zoelnasti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here