Beranda NASIONAL Jaksa Agung : Seluruh Kajati harus Lakukan Waskat Kinerja Jajarannya

Jaksa Agung : Seluruh Kajati harus Lakukan Waskat Kinerja Jajarannya

11
0
Jaksa Agung Burhanudin saat menyematkan tanda jabatan jepada sejumlah pejabat Eselon II di Kejaksaan Agung

KopiOnline Jakarta,– Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin memerintah kepala kejaksaan tinggi (Kajati) seluruh Indonesia melakukan pengawasan melekat (Waskat) terhadap kinerja jajarannya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kejaksaan di masing-masing daerah.

“Saya sampaikan kepada teman-teman untuk selalu mengawasi pelaksana di bawahnya. Tolong diawasi. Karena apapun konsekuensinya dua tingkat ke atas,” ujar Burhanudin usai melantik 36 pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan RI di Aula Baharudin Lopa Kejaksaan Agung di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Dalam sambutannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan 7 arahan kepada pejabat eselon II yang baru dilantik. Pertama, melakukan identifikasi, analisa dan formulasikan solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hukum di daerah atau di tempat penugasan baru guna akselerasi pelaksanaan tugas.

“Kedua, wujudkan penegakan hukum dengan tidak hanya berpijak pada aturan hukum positif, tetapi dalam hal tertentu perlu juga mempertimbangkan nilai-nilai keadilan yang berkembang di tengah masyarakat dengan memperhatikan tatanan dan kearifan lokal,” ujar ST Burhanuddin memberikan arahannya.

Ketiga, menciptakan penegakan hukum yang memastikan terwujudnya kepastian dan suasana kondusif bagi para pelaku usaha untuk menjalankan bisnis dan investasinya. Sehingga dapat berkorelasi secara positif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Keempat, merepresentasikan seluruh jajaran sebagai penegak hukum yang mampu sejalan dan selaras dengan visi dan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Maju dengan penegakan hukum yang berkualitas.

“Dan mampu mendukung terciptanya keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Burhanuddin.

Kelima, meningkatkan kewaspadaan dan rasa tanggung jawab memiliki, dengan terus melakukan pengawasan melekat di lingkungan jajaran masing-masing. Sehingga berbagai bentuk penyimpangan dapat diatasi dan dicegah.

“Terlebih pemantauan kepada setiap personil dari paham radikalisme dan ujaran kebencian, yang seringkali terpapar atau diunggah melalui media sosial yang dimilik,” tegasnya.

Keenam, kepada pejabat baru untuk berikan kontribusi positif secara konsisten dan berkesinambungan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Sebagai bagian dari upaya mempercepat terciptanya reformasi birokrasi sebagaimana yang ingin kita wujudkan bersama,” tandasnya.

Ketujuh, menumbuhkan dan memelihara soliditas dan kebersamaan dalam ikatan Jaksa itu adalah satu dan tidak dapat dipisah-pisahkan atau een en ondelbaar.

“Jauhi sikap egosektoral, perkuat sinergitas dan koordinasi yang utuh antar masing-masing bidang, guna optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan,” ujar Buhanuddin. Syamsuri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here