Beranda PERISTIWA Para Pelajar SMP dan SMTA Lanjutkan Demo Jebol Pagar Gedung Parlemen

Para Pelajar SMP dan SMTA Lanjutkan Demo Jebol Pagar Gedung Parlemen

17
0
Para pelajar SMP dan SMK yang demo di Gedung DPR.. Foto : detik.

KopiOnline Jakarta,- Demo mahasiswa di Gedung DPR-MPR yang berlangsung panas dan berakhir rusuh, Selasa (24/09/2019) malam diduga kuat ada pihak lain yang menunggangi. Namun demikian para mahasiswa sadar dan mengambil langkah mundur. Kini, aksi justru dilanjutkan para pelajar yang konon terdiri dari siswa SMP dan SMK yang tak kalah beringas.

Para pelajar yang sebagian mengenakan pakaian seragam berikut atribut, sempat masuk ke Kompleks Parlemen setelah membobol pagar dan membakarnya. Ini adalah lanjutan ricuh di belakang gedung DPR atau tepatnya di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat. Massa mulai menjebol pagar belakang gedung DPR sekitar pukul 17.10 WIB, Rabu (25/09/2019). Massa pelajar itu kemudian membawa pagar yang rusak ke tengah jalan. Mereka kemudian membakarnya.

Polisi lalu menembakkan gas air mata ke arah massa. Tembakan gas air mata itu dilepaskan sekitar dua kali. Namun sebagian massa masih bertahan. Mereka sesekali melempari polisi dengan batu. Bukan hanya itu ada kendaraan roda yang jadi korban dan terbakar.

Sebagian dari mereka yang membawa bendera Merah Putih seraya berjalan memasuki kompleks parlemen. Petugas lantas membuat barisan agar massa tidak masuk semakin dalam. Sementara massa terus melempari batu ke arah petugas. Imbauan juga terus diucapkan kepada massa pelajar.
“Adik-adik pelajar yang baik ingat jangan terprovokasi. Salam hormat kami dari TNI dan polisi. Ingat orangtua. Silahkan kembali ke kediaman masing-masing,” tutur salah seorang petugas.

Polisi berpakaian preman diperintahkan untuk menangkap massa perusuh di luar Gedung DPR/MPR. Massa yang berasal dari kalangan pelajar diimbau untuk memisahkan diri.

Sejak Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, gelombang rombongan berseragam putih-abu mulai ramai di sekitar Komplek Parlemen. Semakin siang berlanjut petang, massa semakin banyak dan situasi mulai ricuh. Bahkan, hingga menjelang malam para pendemo masih terkonsentrasi di beberapa titik belakang Gedung DPR.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan menandaskan bahwa polisi akan mendalami pesan berantai berisi ajakan demo di depan Gedung DPR yang beredar di kalangan pelajar. Pesan berantai ini menjadi alasan massa pelajar untuk berbondong-bondong mendatangi Gedung DPR.

Berdasarkan hasil interogasi beberapa pelajar, mereka mengaku mendapat pesan berantai untuk ikut demo ke Gedung DPR.

“Tadi saya kumpulkan di sisi Manggala Wanabakti di arah DPR. Mereka saya tanyakan tujuannya. Ternyata mereka mendapatkan pesan berantai yang hari ini kami akan dalami dari mana pesanannya untuk mereka datang ke DPR,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di depan Gedung DPR, Rabu (25/09/2019). Otn/kop

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here