Terbaru

PDAM Kab Semarang Setor PAD 2020 Sesuai Target Sebesar Rp 1,53 M

Suasana Rakor FKP PDAM Kab Semarang.

KopiPagi UNGARAN : Dengan tetap patuh pada protokol kesesahatan pencegaahan penularan Covid-19, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Semarang menggelar Rapat Koordinasi dengan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM, di RM Niki Eco Tuntang, Kamis (24/09/2020).

Direktur Utama (Dirut) PDA Kab Semarang Guswakhid Hidayat menyatakan, bahwa sebelum memasuki ruang rakor, seluruh undangan wajib untuk di cek suhu tubuhnya, harus cuci tangan, dan memakai masker. Ini sesuai dengan aturan dalam protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Perlu diketahui dan diingatkan kembali bahwa FKP PDAM ini merupakan “jembatan” bagi para pelanggan PDAM di Kabupaten Semarang sekaligus sebagai mitra kerja PDAM.

“Dengan adanya FKP ini, kami PDAM Kabupaten Semarang sangat berterima kasih karena sangat terbantu khususnya dalam melayani para pelanggan maupun masyarakat. Salah satu contohnya adalah saat muncul trobel atau pelayanan distribusi air ke pelanggan. Pertama kali dapat diketahui dari laporan atau pengaduan FKP yang selanjutnya PDAM dapat langsung menindaklannjutinya. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada FKP yang telah bermitra dengan PDAM. Harapannya, FKP semakin kristis dan tajam dalam memberikan masukan, kritikan serta usulan atau tanggapan terhadap pelayanan PDAM,” jelas Guswakhid Hidayat didampingi Direktur Teknik Eko Budi Santoso.

Dirut PDAM Kab Semarang Guswakhid Hidayat pimpin rapat koordinasi FKP PDAM.

Guswakhid Hidayat juga menegaskan bahwa PDAM dalam targetnya untuk PAD tahun 2020 ini, telah memenuhi target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp1,53 Miliar. Ini target setor PAD tahun 2019 dan telah disetorkan tahun 2020 ini. Harapannya, tahun-tahun mendatang PDAM akan semakin meningkat dalam menyetorkan ke PAD Pemkab Semarang. Ini semua berkat kerja keras PDAM Kabupaten Semarang.

Sementara itu, Ketua FKP PDAM Cabang Ungaran Nuryanto menyatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PDAM kab Semarang yang telah berhasil menyetorkan PAD ke Pemkab Semarang sesuai dengan target yaitu Rp 1,53 Miliar. Ini harus kita syukuri. Disamping itu, meski pelayanan kepada pelanggan maupun masyarakat semakin baik namun harus diperhatikan pula terkait dengan kuantitas debit air. Bagaimana dapat kontinyuitas terkait air baku tersebut, shingga pelanggan benar-benar dapat merasakan pasokan air selama 24 jam penuh. Pasalnya, sekarang ini masih banyak pelanggan yang belum dapat menerima pasokan secara penuh 24 jam.

“Terkait dengan air baku ini, manajemen air harus lebih ditingkatkan lagi. Begitu pula jalinan komunikasi FKP dengan PDAM semakin meningkat sehingga jika ada permasalahan pelangggan maupun air nya maka akan lebih cepat dalam penanganannya. Sekali lagi, komunikasi kita FKP ke PDAM harus lebih baik lagi dan meningkat,” ujarnya.

HM Sudono, anggota FKP PDAM Cabang Ambarawa menambahkan, bahwa khususnya pelanggan di Temenggungan, Kel Panjang, Kec Ambarawa jam mengalir dapat 24 jam. Namun, yang terjadi sekarang ini air hanya mengalir ke pelanggan maksimum hanya 16 jam. Ini harus menjadi perhatian dari PDAM Kab Semarang.

“Untuk dapat semakin meningkat pelayanan PDAM ke pelanggan maupun masyarakat, maka utamanya dalam pembenahan manajemen air. Sekalii lagi, kami hanya memberikan masukan untuk manajemen air ini perlu lebih ditingkatkan,” katanya.

Dalam rapat koordinasi ini, dipimpin langsung Dirut PDAM Guswakhid Hidayat didampingi Direktur Teknk (Dirtek) Eko Budi Santoso, dengan moderator Eko Sudiyarto. Sementara untuk pembahasan khusus dari FKP dipandu BW Heru Santoso (Ketua FKP PDAM Cabang Ambarawa), diantaranya perkenalan anggota FKP pengganti dari FKP Cabang Ungaran dan Cabang Ambarawa dan pergantian Koordinator Utama FKP PDAM Kabupaten Semarang. ***

Pewarta : Heru Santoso.

Leave a comment