Terbaru

Bintang Muda Indonesia (BMI) Siap Menangkan Paslon Kepala Daerah dari Partai Demokrat

Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Jateng, Yani Raharja Tan.

KopiPagi SALATIGA, – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak khususnya di Provinsi Jawa Tengah, Partai Demokrat “melahirkan” organisasi sayap partai yang baru, yaitu Bintang Muda Indonesia (BMI). Bahkan, belum lama ini kepengurusan BMI Provinsi Jateng langsung terbentuk dan terpilih menjadi Ketua BMI Jateng, Yani Raharja Tan.

Ketua BMI Jateng, Yani Raharja Tan menyatakan, bahwa dengan telah terbentuk kepengurusan BMI Jawa Tengah, maka BMI Jateng siap untuk membantu memenangkan pasangan calon (paslon) kepala daerah dari Partai Demokrat. Ini merupakan keputusan bersama dan harus benar-benar dapat diwujudnyatakan.

“Meski BMI Jateng ini termasuk baru, namun dalam proses Pilkada serentak khususnya di Jateng ini, BMI siap memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Demokrat. Kita semua di Jawa Tengah harus ‘all out’ membantu kemenangan pasangan calon dari atau yang diusung Partai Demokrat,” kata Yani, demikian biasa dipanggil kepada koranpagionline.com, Jumat (26/06/2020).

Kepengurusan BMI Jateng ini, baru akan dilantik pada bulan September 2020 mendatang. Rentang waktu dari pembentukan sekarang hingga sebelum pelantikan yang rencananya akan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harmurti Yudoyono.

Sementara itu, Ketua Umum BMI, Farkhan Evendi melalui Ketua BMI Jateng Yani Raharja Tan menyatakan, bahwa ‘pesta demokrasi’ yang tidak lama lagi akn digelar dan masih di masa pandemi Covid-19, maka pasangan calon kepala daerah dituntut untuk lebih kreatif dalam kampanyenya. Hal ini agar lebih cepat menarik simpati masyarakat. Bahkan, nanti dalam kampanye dilarang menggelar pertemuan besar dan ini sudah sesuai dengan aturannya.

“Khususnya dalam kampanye nanti, akan ada pembatasan-pembatasan dan ini terkait dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Yani.

Sedangkan, untuk tahapan debat pasangan calon (paslon) tetap akan digelar oleh KPU. Dalam debat tersebut, paslon harus menyampaikan gagasan, program kerja, dan visi misi dalam tahapan debat kandidat. Pasalnya, jika dalam debat itu akan nampak kualitas orangnya atau pasagan calon itu. Selain itu, dalam debat paslon juga anak terlihat jelas, apakah paslon itu benar-benar menguasai materi debat ataukah tidak.

“Dalam debat paslon nantinya, akan lebih jelas terlihat apakah paslon itu menguasai permasalahan atau tidak. Serta, apakah paslon dapat menguasai emosinya juga. Disini akan kelihatan jelas,” tandasnya. Her/kop.

Pewarta : Heru Santoso..

Leave a comment