Terbaru

Sejak Masa Pandemi Covid-19, Para Atlet ‘Lapis 1-3’ Lakukan Latihan Mandiri

Ketua KONI Kab. Semarang, Hengky P Soemitro. Foto : Ist.

KopiPagi UNGARAN : Masa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum usai, menjadikan para atlet dibawah binaan KONI Kabupaten Semarang, harus melaksanakan latihan mandiri. Namun, untuk panduan latihan tetap menjadi tanggungjawab pelatih masing-masing.

Ketua KONI Kabupaten Semarang Hengky P Soemitro menyatakan, bahwa sejak pandemi Covid-19, para atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) menggelar latihan mandiri. Untuk pantauan dan pengawasannya, tetap para pelatih melakukan pengecekan. Hal ini harus dilakukan karena untuk mengetahui sejauh mana perkembangan para atlet tersebut.

“Sejak masa pandemi Covid-19, seluruh atletnya melakukan latihan mandiri. Pedoman dan petunjuknya, tetap pelatih dari masing-masing cabor yang bertanggungjawab,” kata Hengky kepada koranpagionline.com, Jumat (12/06/2020).

Ditambahkan, bahwa dalam latihan mandiri itu KONI Kabupaten Semarang juga memberikan bantuan uang transport kepada 90 atlet unggulan dan 15 pelatih selama 12 bulan. Hal ini dilakukan untuk memberikan support kepada atlet dan pelatih untuk tetap berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi ajang Porprov Jateng 2022 mendatang.

Terkait dengan Porprov Jateng 2022, diawali dengan ajang kualifikasi adalah yaitu pada Pra Porprov Jateng. Ini akan tetap diikuti oleh 30 cabor. Untuk para atlet yang masuk dalam ‘Lapis 1’ dari cabor wushu, karate, taekwondo, anggar, sepatu roda, paralayang, dan menembak.

“Sedangkan para cabor yang masuk pada ‘Lapis 2’ masing-masing dari cabor gulat, judo, tarungdrajat, pencak silat, bola basket, bola voli, dan atletik. Kemudian ‘Lapis 3’, cabor bulutangkis, tenis meja, serta petanque. Harapannya, dalam melakukan latihan mandiri tersebut, para atlet dan pelatih tetap semangat,” tandasnya. her/kop.
Pewarta : Heru Santoso.

Leave a comment