Terbaru

Satker Bidang Intelijen Kejagung Bertekad Raih Predikat WBK dan WBBM

Penandatanganan pakta integritas Satker Intelijen Kejagung menuju WBK dan WBBM

KopiOnline JAKARTA,- Satuan kerja (Satker) Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia bertekad meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Kalau ingin predikat WBK dan WBBM harus kerja cepat, tepat waktu dan produktif serta semangat perubahan, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi, selaku penanggung jawab Reformasi Birokrasi di lingkungan Kejaksaan RI.

Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi

Setia Untung Arimuladi mengungkapkan hal itu usai menyaksikan penandatanganan pakta integritas atau komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM yang dilakukan satuan kerja Bidang Intelijen Kejagung di Jakarta, Rabu (27/05/20020).

Dalam sambutannya, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, yang selaku penanggung jawab Raformasi Birokrasi di Kejaksaan RI, mengatakan. Untuk membangun zona integritas WBK dan WBBM perlu sinergi dari masing-masing 6 area perubahan.

Enam area perubahan sebagaimana kriteria dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) adalah Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

“Artinya tidak boleh hanya satu atau dua area perubahan yang dibangun, tapi harus semuanya,” pungkas Untung, begitu Wakil Jaksa Agung ini biasa disapa.

Untuk itu, tambah Untung, dalam melakukan reformasi birokrasi perlu tekad kuat dan komitmen pimpinan satuan kerja dan jajaran. Perbedaan pendapat masing-masing Direktur di lingkungan satuan kerja pada Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung harus disatukan.

“Setiap kegiatan harus dimonitoring dan dievaluasi serta dilihat alurya apakah sudah sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang ditetapkan,” ucap Untung.

Tak lupa Untung mengingatkan untuk meningkatkan manajemen komunikasi yang baik tentang bagaimana keberhasilan kejaksaan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jan Samuel Maringka

“Untuk itu harus didukung data serta dapat ditunjukan kepada media sebagai sarana untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa Bidang Intelijen Kejagung RI telah berubah,” tandas Untung.

Sementara itu Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung, Jan Samuel Maringka, memberikan semangat kepada jajarannya dalam rangka memasuki zona integritas. Untuk itu dibutuhkan komitmen bersama untuk membuat pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas.

“Perubahan ini tidak akan berhasil jika hanya sendiri, apalagi sendiri-sendiri. Hal ini akan berhasil jika kita jadikan komitmen bersama dan kita lakukan bersama sama,“  ujar Jan Maringka. Syamsuri.

Leave a comment