Terbaru

Gubernur DKI, Anies : Kita Ingin Pembatasan Sosial Bisa Menjadi Solidaritas Sosial

Gubernur Anies Badwedan (kaos hitam) dan Gede Widiade

KopiOnline JAKARTA,- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan, bahwa jangan sampai pembatasan sosial itu justru membuat kita berjarak. Anies menyatakan, krisis kesehatan memiliki dampak secara ekonomi yang dirasakan masyarakat secara langsung.

Ia menyebut, di saat masyarakat harus berada di rumah, kegiatan usaha terhenti, maka pemenuhan kebutuhan pokok menjadi tantangan dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Anies mendukung penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako melalui platform Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Pemprov DKI Jakarta.

“Kami di Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi donatur untuk membantu langsung keluarga-keluarga di DKI Jakarta lewat Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB,” ujar Anies lewat laman Facebooknya, Sabtu (23/05/2020).

Anies juga menyampaikan apresiasi pada mantan Direktur Umum Persija, Gede Widiade, yang telah peduli pada masyarakat Jakarta khususnya pada keluarga besar The Jak Mania se-Jabodetabek yang terdampak Covid-19. Gede menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako melalui platform KSBB Pemprov DKI Jakarta.

Teman-teman perwakilan korwil The Jak seperti disampaikan Ketua Umum The Jak Mania, Dicky Soemarno, sudah menyiapkan mekanisme untuk nanti membagikan kepada yang membutuhkan. Lewat KSBB ini solidaritas The Jak tetap hadir di luar lapangan.

“Menurut saya yang menari ada solidaritas, saling peduli, dan pasti tahu siapa yang sesungguhnya membutuhkan tingkat urgensinya. Sehingga, Insya Allah nanti bisa sampai kepada yang membutuhkan,” terangnya.

Anies berharap, masa-masa sulit segera dapat dilewati dan KSBB yang disalurkan kepada Jak Mania dapat menjadi salah satu pemersatu masyarakat Jakarta.

“Saya percaya bahwa lewat kegiatan seperti ini, Insya Allah bukan saja The Jak yang akan lebih solid, tapi juga Jakarta akan lebih solid,” sambung Anies.

Ketua Umum The Jak Mania, Dicky Soemarno menyampaikan apresiasi atas bantuan sosial untuk para anggota the Jak Mania yang terdampak secara ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

Dicky meyakini, masalah ekonomi saat ini akan bisa diselesaikan jika seluruh komponen masyarakat bergandengan tangan bersama dan saling tolong-menolong.

Terkait mekanisme distribusi bantuan sosial, dia menerangkan, The Jak Mania ada 62 Korwil. Jadi, masing-masing Korwil memberi daftar anggota resmi dan aktif, rekomendasinya dari sub Korwil masing-masing.

“Pasti kita kenal lah, dekat. ‘Wah ini memang pantas, memang dia paling terdampak ekonomi paling besar, kena PHK, dirumahkan’ segala macam. Nah, itu yang kita prioritaskan paling utama untuk saling bantu. Kurang lebih berarti 1 korwil itu 50 paket sembako,” jelas Dicky. Otn/kop

Leave a comment