Terbaru

Terkait Korupsi Jiwasraya Rp 17 T, Kejagung Periksa 18 Petugas Bank Swasta

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono,

KopiOnline JAKARTA, – Tim jaksa bidang pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin intensif melakukan penyidikan dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya yang ditaksir mencapai Rp 17 triliun.

Kali ini, tim penyidik yang bermarkas di Gedung Bundar Kejaksaan Agung itu memeriksa sebanyak 18 orang petugas bank swasta dan 20 orang saksi.

“Petugas-petugas bank swasta itu diperiksa untuk dimintai data rekening bank dari bank yang bekerja sama dalam transaksi jual beli saham yang diduga terkait dugaan perkara korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (persero) Tbk itu,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, kepada wartawan di kantornya, Selasa (25/02/2020).

Para petugas bank itu adalah Riza Permana (Bank Arta Graha Internasional Tbk), Tutok Walter S. Saragih (Bank Ina Persada), Adhyaksa Sitepu (Bank Arta Graha Internasional Tbk), Pujo Ari Wibowo (Bank ENZ Indonesia), Tommy Novel A (Bank Permata Tbk), Edri Mayardi (Bank J Trust Indonesia), Wahyu Wardhanakusuma (Bank Pan Indonesia Tbk), Fatahillah Moh. Kanam (Bank CIMB Niaga Tbk) dan Yudi Setiadi Agustian (Bank MNC/PT Bank ICB Bumiputera).

Lalu ada juga Gentur Prakoso (Bank BRI), Ferry Edward Muliatua Gultom (Bank Mega Tbk), Prinanda Syakhabani (Bank BTN), David Grygorius Ginting (Bank National Nobu Tbk), Luthi Putra Firdandhi (Bank BNI), Riska Rety (Bank Bukopin Tbk), Stefanus Angga Winarsa (Bank Mandiri), Liem Antonius (Bank BCA Tbk) dan Ludowi Ryan Basundara Halim (Bank Panin).

Sedangkan 20 orang saksi lainnya yang diperiksa adalah Piter Rasiman (Dirut PT. Himalaya Energi Perkarsa), Stephanus Turangan (Dirut PT. Tri Megah Sekuritas), Rosita (agen PT Etranding Sekuritas), Niko Tjanjoadi (Direktur PT. OSO Manajemen Investasi), Frery Kojongian, MBA. (Dirut PT. MNC Aset Management), Yahya Partisan Huwae (Wakil Kepala Pusat Bancassurance PT. AJS 2015-2017), Drs. Eldin Rizal Nasution ( Eks Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis PT. AJS 2014 – 2018 ), Getta Leonard Arisusanto (Eks Vice President Bancassurance PT. AJS), Ratna Puspitasari (Direktur PT. Nusantara Central Kapital) dan Rodulfus Pribadi Agung Sujagad (Dirut PT. GAP Jasa Capital Asset Management).

Saksi lain yang diperiksa adalah Andhini Warih, SP (PT. OSO Manajemen Investasi), Harry Abbas (PT. Bank Harda), Patrick Joachim Reinhart (Konsultan Pajak Tersangka HP), Danny Boestami (Komisaris PT. Strategic Management), Ir. Raden Dewo Pratolo Adji (Business Supert Departament Head PT. Bank BTN), Hernawan Hosien (Dirut PT. Sinarmas Sekuritas), Jonny Herry Tejo (Direktur PT. Ciptadana Sekuritas), Ferry Budiman Tanja Tan (Dirut PT. Ciptadana Sekuritas Asia), Agustian Widhiastuti (Eks. Kadiv Keuangan dan Investasi PT. AJS) dan Sugianto Budiono (Dirut PT. Dhanawibawa Artha Cemerlang).

“Hampir semua saksi yang diperiksa hari ini merupakan pemeriksaan tambahan dan atau lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup,” tambah Hari.

Hari menegaskan, semua pihak yang terkait dalam perkara ini dipastikan akan dimintai keterangan oleh penyidik Kejagung, baik sebagai saksi maupun ahli.

“Hal ini dilakukan guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti. Dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya,” tutup Hari. Syamsuri

Leave a comment