Terbaru

BNNK Karawang Ungkap Modus Baru Jaringan Narkoba Gunakan Cangkang Keong

Kepala BNNK Karawang AKBP M.Yulian S,SH,M.Si.saat jumpa pers dalam capaian kinerja tahun 2019.

KopiOnline Karawang,- BNN Kabupaten Karawang  mengelar jumpa Pers dalam rangka Capaian Kinerja BNNK Karawang Tahun 2019 bertempat di kantor BNNK Karawang, Senin(23/12/2019)

Menurut Kepala BNNK Karawang AKBP M.Yulian S,SH,M.Si. Tugas BNN RI dengan aturan UU No 35 Tahun 2009, BNNK Karawang sudah banyak terbantu oleh Pemkab Karawang, Polres, Kejaksaan, Lapas, dan berbagai pihak lainnya. 

“Dalam pemberantasan Narkoba ada modus baru yaitu dengan memasukan narkoba ke dalam cangkang keong dan ini merupakan modus baru yang diungkap oleh pihak BNN Karawang .

”Modus peredaran baru menggunakan cangkang keong merupakan peredaran narkoba modus baru di Cikampek Karawang,” jelas AKBP M. Yulian saat jumpa pers didampingi Kasie Pemberantasan BNNK Gunadi SH, M.Hum,M.Si dan Kasie Pencegahan dan Dayamas, Puspita Wulansari S,SH,MH.

BNNK Karawang berhasil mengungkap modus baru jaringan narkotika menggunakan cangkang keong.

Ia menambahkan di Karawang ada tujuh orang dirawat di Balai Lido, ada juga warga Karawang yang terkena pindana narkoba 25 tahun dan saat ini sudah assement di Balai Lido sudah empat bulan dan sudah mulai ada perubahan serta kondisinya mulai saat ini sudah membaik.

Ia menjelaskan upaya upaya dalam antisipasi pemakai narkoba dan BNN juga membantu melakukan test-test secara transparan dengan membawa alat rapites sendiri. BNNK  Karawang juga menyiapkan Klinik Pratama yang menyiapkan dua orang dokter.

Seksi P2M juga disiapkan BNN yang bertugas sebagai advokasi, Karawang punya Perda vasilitasi. Deteksi Dini juga dilakukan di tingkat SMP dan SLTA.

”BNN Karawang juga  menyelanggarakan forum diskusi dengan program desa Bersinar ( Desa Bersih dari Narkoba) bekerjasama dengan Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Puskesmas bisa melakukan deteksi dini penyalahgunaan narkoba dapat diantisipasi dan masyarakat bisa melakukan penangkapan apabila kedapatan ada barang bukti, ” jelas Yulian.

“Lebih lanjut Yulian katakan di Karawang ada zona merah bahaya penyalahgunaan narkoba maka dibuat program Desa Bersinar, salah satunya di Muara dengan melakukan pelatihan memproduksi makanan dari bahan baku ikan.

Yulian mengucapkan terima kasih atas peran aktif dan dukungan Bupati yang telah membuat surat edaran tentang pencegahan bahaya narkoba dari dini ( Deteksi Dini Penyalahan Narkoba).

Sementara itu Kasie Pencegahan dan Dayamas, Puspita Wulansari,SH,MH mengatakan  sesuai dengan Perbup 2020 pihak BNNK Karawang dapat masuk ke pelosok – pelosok desa PP4 GM dengan melalui media cetak, elektronik dan online.

Lebih lanjut Wulan menerangkan dari 26 kegiatan P2M dalam satu tahun ini anggarannya berasal dari APBN. Sementara dalam kurun satu tahun ini BNN Kabupaten Karawang sudah melaksanakan 136 kegiatan dan 100 kegiatan pendanaannya bukan bersumber dari APBN.

”Kami dari BNN Kabupaten Karawang telah berhasil melakukan kegiatan sebanyak 136 kegiatan dimana target dari anggaran APBN adalah hanya 26 kegiatan sehingga 100 kegiatan lainya diambil bukan dari APBN, ” jelas Wulan.

Lebih lanjut Wulan menyampaikan dengan program Desa Bersinar semoga bisa berjalan lancar di seluruh desa di Kabupaten Karawang. erwin sudarto.

Leave a comment