Terbaru

Buronan Koruptor Kasus Alkes Lampung Dibekuk Tim Tabur 311 Kejaksaan

Hari Setiawan (lingkar merah)

KopiOnline Lampung,– Buronan terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun anggaran 2013, akhirnya tak berdaya saat disergap Tim Tangkap Buronan 311 (Tabur 311) gabungan intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan Kejati Lampung.

ADVETORIAL

Hari Setiawan, buronan yang merupakan Direktur PT Panca Artha Mandiri (PAM) tak berkutik ditangkap Tim Tabur 311 saat berada di sebuah SPBU di daerah Sebakur, Bengkulu.

“Selanjutnya yang bersangkutan langsung dibawa dari Bengkulu menuju ke Bandar Lampung untuk menjalani masa hukumannya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr Mukri SH MH, Jumat (08/11/2019).

Disebutkannya penangkapan Dirut PT PAM ini merujuk putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Tanjung Karang No:5/PID.SUS-TPK/2018/ PT. TJK tanggal 29 Maret 2018 yang menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Tanjungkarang No:48/Pid.Sus– TPK/2017/PN.TJK tanggal 25 Januari 2018.

Dalam putusannya hakim menyatakan terpidana terbukti korupsi secara bersama-sama dalam pengadaan alkes dan menghukumnya lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Terpidana dinilai terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Namun terpidana, kata Mukri, tidak pernah menghadiri sidang karena buron sehingga disidang secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa.

“Terpidana Hari Setiawan jadi buronan ke 145 yang berhasil ditangkap melalui program tangkap buronan 31.1 sepanjang tahun 2019 atau buronan ke 352 sejak program Tabur 311 digulirkan tahun 2018,” tutup Mukri. Syamsuri

Leave a comment